Page 122 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 MARET 2020
P. 122
Title PEMERINTAH MALAYSIA DEPORTASI 144 PEKERJA MIGRAN INDONESIA
Media Name kompas.com
Pub. Date 20 Maret 2020
https://regional.kompas.com/read/2020/03/20/14252471/pemerintah-malays ia-
Page/URL
deportasi-144-pekerja-migran-indonesia
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Sebanyak 144 pekerja migran ilegal asal Indonesia dideportasi dari, Serawak,
Malaysia, melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau,
Kalimantan Barat, Sabtu (21/3/2020). Kepala Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan
Kalbar Yuline Marhaeni menerangkan, sebelum dipulangkan ke daerahnya masing-
masing, pekerjaan migran ini terlebih dulu harus melalui pemeriksaan kesehatan.
"Ya. Sebanyak 144 pekerja migran yang dideportasi dari Malaysia ini dicek dulu
kesehatannya oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)," kata Marheini kepada
wartawan, Jumat (20/3/20201).
Dia menambahkan, untuk pekerja migran yang mengalami sakit akan langsung
dikarantina di PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Sementara
yang sehat, akan dibawa ke shelter Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan Kalbar.
Marheini belum menjelaskan secara rinci pelanggaran yang dilakukan pekerja
migran ini hingga dideportasi.
"Di shelter nantinya juga akan dilakukan pemeriksaan kesehatan berkala sambil
menunggu kapal untuk memulangkan mereka," ujar Marheini.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menutup 3 Pos
Lintas Batas Negara (PLBN) yang menghubungkan ke Negara Malaysia.
"Ketiga PLBN yang mulai ditutup hari ini masing-masing berada di Aruk, Kabupaten
Sambas yakni Entikong, Kabupaten Sambas, dan Nanga Badau, Kabupaten Kapuas
Hulu," kata Kepala Dinas Perhubungan Kalbar Manto Saidi kepada wartawan, Rabu
(18/3/2020).
Manto menerangkan, penutupan itu secara resmi telah disampaikan kepada bupati
dan administrator di masing-masing PLBN, melaui surat Gubernur Kalbar Nomor
193/0868/BPPD-A, tertanggal 18 Maret 2020.
Penutupan tersebut, kata dia, untuk mencegah penyebaran virus corona atau
Covid-19 di Kalbar. Kendati demikian, terkait warga negara asing yang mau keluar
dari wilayah Kalbar masih dipersilakan.
"Kami tutup pintu masuk bagi semua warga Indonesia yang akan keluar dan masuk
ke wilayah Kalbar," ujar Manto.
Page 121 of 134.

