Page 234 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 234

KEMNAKER SIAPKAN STANDAR KOMPETENSI TENAGA KERJA BONGKAR MUAT

              Peningkatan kompetensi bagi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) adalah salah satu isu yang
              menjadi perhatian Kementerian Ketenagakerjaan. Peningkatan kompetensi ini diperlukan untuk
              mengantisipasi penerapan digitalisasi di bidang logistik.

              "Untuk  itu  kami  akan  menyusun  standar  kompetensi  bagi  TKBM  berkoordinasi  dengan
              stakeholder terkait. Sejalan dengan hal ini, kami juga akan mengidentifikasi kebutuhan pelatihan
              kerja  bagi  TKBM  termasuk  upskilling  dan  reskilling  dalam  rangka  mengantisipasi  dampak
              otomatisasi di Pelabuhan," kata Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI
              dan Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, dalam keterangan tertulis Kamis (30/9/2021).

              Dalam Rapat Koordinasi Perlindungan Tenaga Kerja Bongkar Muat di Surabaya, Jawa Timur itu,
              Putri mengatakan sesuai dengan PP Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan,
              dan  Pemberdayaan  Koperasi  dan  Usaha  Mikro,  Kecil,  dan  Menengah,  pembinaan  dan
              pengawasan Koperasi TKBM pelabuhan yang dilakukan Kemnaker mencakup 3 hal. Pertama,
              bimbingan  sadar  hukum  ketenagakerjaan  yang  berkaitan  dengan  hubungan  kerja  dan
              perlindungan tenaga kerja serta lingkungan kerja.

              Kedua,  bimbingan  teknis  terhadap  upaya  peningkatan  produktivitas  kerja,  perbaikan
              pengupahan,  dan  jaminan  sosial  untuk  meningkatkan  kesejahteraan  tenaga  kerja  dan
              perlindungan  kerja.  Ketiga,  bimbingan  penyelenggaraan  latihan  kerja  untuk  meningkatkan
              disiplin  dan  etos  kerja  serta  keterampilan  bongkar  muat  barang  guna  meningkatkan
              produktivitas.

              Selain peningkatan kompetensi, kata Putri, isu lain yang menjadi perhatian Kemnaker adalah
              kejelasan hubungan kerja antara TKBM dengan koperasi.

              "Terkait kejelasan hubungan kerja antara Koperasi dengan TKBM dan perlindungan kerja, kami
              telah  mengundang  beberapa  serikat  pekerja/serikat  buruh  dan  pengurus  koperasi  TKBM
              perwakilan dari beberapa povinsi, yang mewakili Pelabuhan-pelabuhan besar di Indonesia," kata
              Putri.

              Isu  lain  yang  menjadi  perhatian  Kemnaker  adalah  upah,  jaminan  sosial,  dan  kesejahteraan
              TKBM.
              "Jadi harus dapat dipastikan upah TKBM tidak boleh di bawah peraturan perundang-undangan
              bidang ketenagakerjaan," katanya.

              Untuk itu, rapat koordinasi yang berlangsung mulai 28-30 September 2021 dimaksudkan untuk
              membahas  isu-isu  krusial  tersebut  oleh  Kemnaker  bersama  K/L  dan  stakeholders  terkait.
              Sehingga pelindungan TKBM dapat berjalan maksimal.

              "Mari  kita  mencermati  kembali  program  rencana  aksi  dari  masing-masing  unit  teknis  untuk
              ditetapkan sebagai rencana aksi kementerian ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan
              bagi TKBM khususnya bagi Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Perak," ujarnya.














                                                           233
   229   230   231   232   233   234   235   236   237   238   239