Page 279 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 279
Judul Penerima BSU Akan Diperluas Hingga 1,7 Juta Pekerja
Nama Media tempo.co
Newstrend Bantuan Subsidi Upah 2021
Halaman/URL https://nasional.tempo.co/read/1512120/penerima-bsu-akan-diperluas-
hingga-17-juta-pekerja
Jurnalis Tempo.co
Tanggal 2021-09-30 11:18:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Kabar baik bagi pekerja sektor formal yang terdampak pandemi Covid-19. Kemnaker akan
memperluas cakupan penerima program Bantuan Subsidi Upah (BSU) secara nasional di 514
kota/kabupaten. Penerima BSU diperluas lantaran adanya sisa anggaran. Setelah berkoordinasi
dengan Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Kementerian Keuangan, maka
diputuskan kebijakan perluasan penerima manfaat.
PENERIMA BSU AKAN DIPERLUAS HINGGA 1,7 JUTA PEKERJA
Kabar baik bagi pekerja sektor formal yang terdampak pandemi Covid-19. Kemnaker akan
memperluas cakupan penerima program Bantuan Subsidi Upah (BSU) secara nasional di 514
kota/kabupaten.
Penerima BSU diperluas lantaran adanya sisa anggaran. Setelah berkoordinasi dengan Komite
Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Kementerian Keuangan, maka diputuskan kebijakan
perluasan penerima manfaat.
"Sisa Anggaran BSU tersebut sebesar Rp 1.791.477.000.000 dan akan menyasar 1.791.477
pekerja. Anggaran yang ditetapkan dan diberikan Komite PEN untuk program BSU sebesar Rp
8,7 Triliun untuk 8.783.350 pekerja terdampak pandemi Covid-19," kata Dirjen Pembinaan
Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI & Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri saat
mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen
Senayan, Jakarta, Selasa, 28 September 2021.
Putri menjelaskan, realisasi dan progres program BSU saat ini telah tersalurkan kepada
6.991.873 pekerja dengan alokasi anggaran sebesar Rp 6.9 triliun. “Kami juga mendapat
informasi, kami harus melaporkan BSU. Alhamdulillah per hari ini mengalami progres yang
signifikan, dari target 8.783.350 pekerja," ujarnya.
278

