Page 295 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 295
Judul Cara Cek BLT BPJS Ketenagakerjaan via Whatsapp, Website & Aplikasi
Nama Media tirto.id
Newstrend Bantuan Subsidi Upah 2021
Halaman/URL https://tirto.id/cara-cek-blt-bpjs-ketenagakerjaan-via-whatsapp-
website-aplikasi-gjZJ
Jurnalis Selfie Miftahul Jannah
Tanggal 2021-09-30 10:36:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Sisa Anggaran BSU tersebut
sebesar Rp1.791.477.000.000 dan akan menyasar 1.791.477 pekerja. Anggaran yang ditetapkan
dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp.8,7 Triliun untuk 8.783.350 pekerja
terdampak Pandemi COVID-19
positive - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Kami juga mendapat informasi,
kami harus melaporkan BSU. Alhamdulillah per hari ini mengalami progress yang signifikan, dari
target 8.783.350 pekerja
neutral - Indah Anggoro Putri (Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker) Tolong infokan ke peserta yang
butuh informasi tentang BSU bisa akses langsung ke alamat ini bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id.
Website utama BP JAMSOSTEK masih menjalankan proses maintenance, jadi bagi teman-teman
peserta yang butuh informasi untuk Bantuan Subsidi Upah bisa akses ke link itu
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan memutuskan untuk memperluas dan menambah kuota jumlah
penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021. Dari kuota sebelumnya hanya 7,8 juta penerima, kali
ini kuota penerima subsidi upah ditambah bagi 1,7 juta pekerja. Direktur Jenderal Pembinaan
Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemnaker, Indah Anggoro Putri, menjelaskan pihaknya
akan memperluas cakupan penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan secara nasional di 34 Provinsi
tersebar di 514 kota/kabupaten.
CARA CEK BLT BPJS KETENAGAKERJAAN VIA WHATSAPP, WEBSITE & APLIKASI
Kementerian Ketenagakerjaan memutuskan untuk memperluas dan menambah kuota jumlah
penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021. Dari kuota sebelumnya hanya 7,8 juta penerima, kali
ini kuota penerima subsidi upah ditambah bagi 1,7 juta pekerja.
294

