Page 72 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JANUARI 2020
P. 72
"Di saat lowongan pekerjaan dan kesempatan kerja untuk rakyat Indonesia masih
minim. Angka pengangguran juga masih jutaan, sangat tak pantas ada pernyataan
tersebut," ujarnya.
Andi Gani mencontohkan, di beberapa negara ASEAN jika investor ingin
mempekerjakan TKA harus memiliki rasio lima berbanding satu. Artinya, tenaga
kerja lokal lima orang sementara TKA satu orang. Itu pun sangat ketat
pengaturannya untuk menjaga kesempatan bekerja bagi tenaga kerja lokal.
"Jangan menjadikan masalah buruh sebagai alasan sulitnya investasi masuk ke
Tanah Air. Masih banyak masalah yang harus dibenahi. Contohnya, tumpang
tindihnya perizinan antara pusat dan daerah," jelas Andi Gani.
Kedua, kata Andi Gani, tim task force Omnibus Law yang dibentuk Menko
Perekonomian sama sekali tidak melibatkan unsur serikat pekerja di dalamnya.
Padahal, pemerintah mestinya paham tentang Konvensi International Labour
Organization (ILO) yang mengatur kesetaraan pengusaha dan buruh dalam
hubungan industrial.
Untuk itu, Andi Gani tengah menyiapkan langkah-langkah strategis dan masukan
masukan dari akademisi dan semua federasi serikat pekerja di bawah naungannya
terhadap Omnimbus Law ini.
Sumber: BeritaSatu.com
Page 71 of 74.

