Page 128 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 128
Newstrend Perlindungan ABK Indonesia
Halaman/URL https://daerah.sindonews.com/read/74286/174/menaker-pemerintah-
terus-berupaya-benahi-pelindungan-abk-indonesia-1592489204
Jurnalis Sindonews
Tanggal 2020-06-18 21:15:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korpo
Sentimen positive
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Persoalan selama ini terjadi dimulai dari proses pemberian izin
bagi perusahaan yang akan menempatkan awak kapal, proses rekrutmen dan pendataan, proses
pelatihan dan sertifikasi, proses pelatihan calon awak kapal, dan juga proses pengawasannya
Ringkasan
Pemerintah berkomitmen membenahi persoalan tata kelola penempatan dan pelindungan Anak
Buah Kapal (ABK) Indonesia. Hal ini untuk menjaga dan melindungi ABK.
MENAKER: PEMERINTAH TERUS BERUPAYA BENAHI PELINDUNGAN ABK
INDONESIA
- Pemerintah berkomitmen membenahi persoalan tata kelola penempatan dan pelindungan Anak
Buah Kapal (ABK) Indonesia. Hal ini untuk menjaga dan melindungi ABK.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan bahwa, pemerintah telah dan terus
berupaya untuk melakukan langkah-langkah pembenahan pelindungan bagi awak kapal
perikanan.
"Persoalan selama ini terjadi dimulai dari proses pemberian izin bagi perusahaan yang akan
menempatkan awak kapal, proses rekrutmen dan pendataan, proses pelatihan dan sertifikasi,
proses pelatihan calon awak kapal, dan juga proses pengawasannya," kata Menaker Ida saat
memberikan sambutan pada Peluncuran Policy Brief tentang Perbaikan Tata Kelola Perlindungan
ABK Indonesia di Kapal Ikan Asing melalui video conference, Kamis (18/6/2020).
Lebih lanjut, Kemenaker memaparkan tahapan-tahapan tersebut mutlak dilakukan evaluasi dan
langkah-langkah pembenahan agar dampak masalah yang ditimbulkan nantinya pada saat
mereka bekerja di atas kapal dapat diminimalisir secaran signifikan.
Menaker Ida juga menjelaskan bahwa Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang
Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PPMI) secara jelas menyatakan bahwa awak kapal

