Page 162 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 162
Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Ida Fauziyah pun mengatakan pihaknya tengah
mengantisipasi perkiraan penambahan karyawan terdampak sebanyak 2,9 juta hingga 5,2 juta
orang di Indonesia jika pandemi covid-19 tak kunjung usai, Adapun Badan Pusat Statistik (BPS)
mencatat per Februari 2020 total pengangguran di Indonesia mencapai 6,8 juta orang. Atas
kondisi itu, Menaker Ida berharap roda kegiatan ekonomi kembali berputar sehingga berdampak
pada penyerapan tenaga kerja.
Untuk itu, Mendag menjelaskan pihaknya telah melakukan beberapa hal, salah satunya
memberikan berbagai stimulus untuk membangkitkan aktivitas perdagangan yang kurang lebih
sudah dua bulan lesu.
"Beberapa hari lalu, saya meninjau pusat perbelanjaan dibuka, antusias masyarakat sangat
tinggi dan dalam menggerakkan roda perekonomian. Untuk itu, saya berharap jangan sampai
ada pandemi PHK," kata Mendag di Jakarta, Kamis (18/6).
Mendag Agus pun meyakini bahwa saat ini merupakan momentum yang pas untuk kembali
membuka keran perdagangan, baik melalui pusat-pusat perbelanjaan maupun pasar tradisional
yang tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Memang pasar tradisional juga dibuka untuk mengaktifkan produksi para petani sehingga
masuk ke pasar-pasar untuk jual-beli. Pembukaan ini juga harus kooordinasi dengan pemda
setempat terkait bagaimana protokol ditetapkan. Yang utama adalah kedisiplinan dan kesadaran
dari semua pihak," tutur Mendag.
Tak hanya itu, Mendag menjelaskan pihaknya tengah menyusun insentif yang ditujukan bagi
para pelaku usaha, baik ritel maupun pasar modern. Ia berharap agar penyusunan tersebut
dapat cepat rampung sehingga segera direalisasikan.
"Konsumsi mengalami penurunan 30%, ini kita tangani juga, salah satunya dengan tranformasi
digital melalui kampanye #BanggaBuatanIndonesia. Semoga ini membawa dampak positif,
khususnya bagi UMKM dan mengurangi PHK yang terjadi," tandas Mendag Agus.
Terkait penyerapan tenaga kerja, Mendag menerangkan pihaknya juga tengah berkoordinasi
dengan kementerian dan lembaga terkait agar para pelaku usaha tidak menutup bisnisnya
sehingga perekonomian tetap bergeliat.
"Kami sedang membahas ini supaya industri-industri tidak sampai tutup dan ini sedang
diantisipasi sehingga lapangan kerja juga tetap ada," imbuhnya. ( Yoseph Krishna ).

