Page 284 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 284
Judul Data 20 Juta Penerima Bansos Tak Sinkron
Nama Media Radar Bogor
Newstrend Bansos Sembako Presiden
Halaman/URL Pg1&6
Jurnalis BYU
Tanggal 2020-06-18 09:07:00
Ukuran 290x306mmk
Warna Halaman Hitam/Putih
AD Value Rp 91.350.000
News Value Rp 913.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korpo
Sentimen positive
Narasumber
positive - Juliari Batubara (Menteri Sosial) Sebagian besar dari sisa target penerima manfaat ini
berada di wilayah-wilayah yang memang remote atau tidak mudah terjangkau
neutral - Juliari Batubara (Menteri Sosial) Untuk Juli sampai Desember menjadi 1,3 juta keluarga
dan akan dikelola seluruhnya oleh Kemensos
neutral - Juliari Batubara (Menteri Sosial) Nanti bisa dirapel tambah politikus PDIP itu. .
Sementara Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir
Effendy menyatakan ada 20 juta data kependudukan yang tak sinkron dengan data penerima
bantuan sosial yang terdata dalam DTKS
positive - Uto Kamavian (Mendagri) terang Menteri Desa PDT Abdul Halim Iskandar. Bila ada
yang tidak mendapatkan bansos tunai, PKH, atau BPNT, baru di-cover oleh BLT dana desa. .
Berbeda dengan bansos lainnya, BLT desa hanya akan mendapatkan perpanjangan sampai
September. Nilainya separuh dari penyaluran saat ini. Sehingga, KPM hanya akan menerima
Rp300 ribu per bulan antara Juli-September. . Sementara itu, pemerintah memastikan pemda
masih punya anggaran untuk dialokasikan pada sektor jaring pengaman sosial Covid-19.
Triliunan dana APBD siap dikucurkan untuk menjamin daya beli masyarakat tetap terjaga. Di
sisi lain, pemerintah pusat masih terus melengkapi kuota penerima bansos Covid-19 sampai 100
persen. . Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, secara keseluruhan, pemda telah
mengalokasikan anggaran APBD dengan total nilai Rp72,63 triliun. Anggaran tersebut terbagi
untuk tiga hal. Anggaran kesehatan senilai Rp28,71 triliun (39,52 persen), jaring pengaman
sosial Rp27,84 triliun (38,3 persen), dan menahan dampak ekonomi senilai Rp 16,08 triliun (22,2
persen). . Di luar itu, daerah masih punya cadangan berupa anggaran tidak terduga senilai Rp23
triliun. 'Ini cadangan daerah-daerah dalam rangka menghadapi tiga hal itu ke depan
positive - Ida Fauziyah (presiden) Jadi kami mengerti sekali bagaimana temen-temen serikat
pekerja, serikat buruh yang di dalamnya temen-temen buruh menghadapi pandemi ini
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Jadi kami mengerti sekali bagaimana temen-temen serikat
pekerja, serikat buruh yang di dalamnya temen-temen buruh menghadapi pandemi ini

