Page 72 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 72
JAKARTA--Hingga saat ini tercatat lebih dari 13 ribu Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang
bekerja di berbagai perusahaan kapal pesiar di Amerika Serikat (AS), telah dipulangkan ke
Indonesia. Pemulangannya difasilitas oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI)
Washington, DC. bekerja sama dengan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Houston, KJRI Los Angeles,
KJRI San Francisco, KJRI Chicago, KJRI New York, serta Perutusan Tetap RI (PTRI) New York.
Menurut Theo S. Nugroho, Ketua Satgas Covid-19 yang juga Minister Counselor Bidang Konsuler
KBRI Washington DC, gelombang pemulangan PMI yang berprofesi sebagai Anak Buah Kapal
(ABK) ini dilakukan setelah adanya pelarangan seluruh kapal pesiar untuk beroperasi akibat
merebaknya Covid-19.
"Proses pemulangan dibiayai sepenuhnya oleh perusahaan tempat ABK bekerja dan dilakukan
secara bergelombang dengan 3 (tiga) moda transportasi, yaitu penerbangan komersial, pesawat
charter, dan kapal pesiar," ujar Theo dalam keterangan resmi, Jumat (19/6/2020).
Dijelaskan Theo titik keberangkatan penerbangan berada di tiga, yaitu Miami, New Orleans, dan
Los Angeles. "Ketiga belas ribu lebih ABK tersebut bekerja pada perusahaan-perusahaan kapal
pesiar raksasa, seperti Carnival Cruise Line, Royal Caribbean, Norwegian Cruise Line, Holland
America Line dan sebagainya," imbuh diplomat yang sebelumnya pernah berdinas di Spanyol,
Peru, dan Kuba ini.
Sebelum dipulangkan, para ABK tersebut telah menjalani protokol kesehatan secara ketat yang
diterapkan oleh Pemerintah AS dan Indonesia, seperti karantina minimal 14 hari, pengecekan
rutin kesehatan setiap hari, _rapid_ test hingga dibekali surat keterangan sehat.
Theo Nugroho menambahkan bahwa Perwakilan RI di AS juga telah meminta jaminan kepada
pihak perusahaan agar membayarkan semua hak finansial milik PMI, termasuk gaji dan
kompensasi lainnya.
"Selain itu, kita juga meminta agar ABK asal Indonesia tersebut diberikan prioritas untuk
dipekerjakan kembali oleh perusahaan jika kapal pesiar mulai beroperasi kembali," terang Theo
lagi.
Salah satu ABK, Indra, menyatakan mengapresiasi upaya Perwakilan Indonesia di AS dalam
membantu mengawal dan memfasilitasi kepulangan para ABK.
"Saya dan teman-teman ABK ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada Tim dari KBRI
dan KJRI yang telah menjembatani dan memperlancar kepulangan kami ke tanah air untuk
bertemu dengan keluarga," ucap Indra, salah satu ABK Royal family.
"Terima kasih, Pak Vitrionaldi (pejabat Konsuler KBRI Washington DC) yang terus memberikan
perhatian dan bantuan ke kita sampai tiba di tanah air," ujar Petrus Thesia, salah satu ABK lain
asal Sorong, Papua Barat yang bekerja di kapal pesiar Royal Caribbean Lines.

