Page 35 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 NOVEMBER 2019
P. 35

Title          KENAIKAN UPAH MENGACU PP 78, BURUH: GAP MAKIN LEBAR
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      25 November 2019
                              https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4797145/kenaikan-upah- mengacu-pp-
               Page/URL
                              78-buruh-gap-makin-lebar
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative







               Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyadari bahwa formula
               kenaikan upah yang diberlakukan saat ini membuat rentang atau gap gaji antar
               daerah semakin melebar. Namun hal tersebut harus diimplementasikan lantaran
               sudah disepakati bersama oleh Pemerintah dan pengusaha. Presiden KSPI Said
               Iqbal mengatakan bahwa formula kenaikan upah yang berdasarkan inflasi ditambah
               pertumbuhan ekonomi akan menghasilkan persentase kenaikan yang akan
               diterapkan diseluruh daerah.

               "Kalau pakai PP Nomor 78 pasti nilai kenaikan upah minimum akan sama sehingga
               gap makin lebar," kata Said Iqbal saat dihubungi detikcom , Jakarta, Senin
               (25/11/2019).

               Besaran kenaikan upah minimum untuk tahun 2020 ditetapkan sebesar 8,51% dan
               berlaku untuk seluruh daerah di Indonesia. Keputusan itu juga telah membuat gap
               yang besar. Seperti contoh, upah terbesar saat ini berada di wilayah Jawa Barat
               dengan Rp 4,2 juta per bulan, sedangkan yang kecil berada di Kota Banjar dengan
               Rp 1,6 juta per bulan.

               Dengan gap tersebut, pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan
               Industri (Kadin) Indonesia mengusulkan kepada Kementerian Koordinator Bidang
               Perekonomian untuk tidak memukul rata besaran kenaikan upah.

               Misalnya, untuk wilayah yang nominal upahnya sudah besar tidak harus
               memberlakukan kenaikan sesuai dengan angka formulasi. Sedangkan daerah yang
               nominal upahnya rendah wajib menaikkan sesuai keputusan formulasi. Tujuannya,
               agar gap antar wilayah dapat ditekan dan mengurangi aksi relokasi pabrik ke
               wilayah dengan upah murah.

               Meski demikian, Said Iqbal menegaskan bahwa pihak buruh menolak dengan usulan
               yang dilontarkan oleh para pengusaha. Pasalnya, sesuai aturan yang berlaku maka
               formulasi kenaikan haji pada PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan harus
               dijalankan oleh seluruh daerah.

               "Kalau ikut PP Nomor 78 kan kenaikannya sama semua untuk semua perusahaan di
               semua daerah yaitu 8,51%, seperti sekarang ini," ungkap dia. (hek/das)




                                                       Page 34 of 110.
   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40