Page 39 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 NOVEMBER 2019
P. 39
Title BURUH USUL KENAIKAN UPAH PAKAI KHL LAGI
Media Name detik.com
Pub. Date 25 November 2019
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4797169/buruh-usul-ken aikan-upah-
Page/URL
pakai-khl-lagi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai bahwa cara jitu untuk
menekan gap atau rentang besaran upah antar daerah tidak semakin melebar
dengan cara formulasi perhitungan dikembalikan pada kebutuhan hidup layak (KHL)
di masing-masing daerah.
Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan bahwa besaran upah buruh yang mengacu
pada PP Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan akan membuat gap besaran
gaji semakin melebar.
"Jadi revisi PP Nomor 78 dan gunakan kenaikan upah minimum hanya
menggunakan KHL," kata Said Iqbal saat dihubungi detikcom , Jakarta, Senin
(25/11/20190.
Said Iqbal menjelaskan, formulasi kenaikan upah berdasarkan PP Nomor 78 Tahun
2015 akan menghasilkan persentase yang sama dan berlaku wajib untuk semua
daerah. Sehingga besaran nominal gaji yang diterima masing-masing daerah akan
berbeda meskipun persentase kenaikannya sama.
"Oleh karena itu PP Nomor 78/2015 harus di revisi yang mengatur formula kenaikan
upah minimal sebesar inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi," jelas dia.
Berbeda jika formulasi kenaikan upah disesuaikan dengan hasil survei KHL di
masing-masing daerah baik kabupaten maupun kota. Karena, setiap daerah memiliki
Page 38 of 110.

