Page 53 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 NOVEMBER 2019
P. 53
ungkap Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK", Krishna Syarif yang hadir dalam acara
Mandiri Sahabatku di Grand Hotel Paragon, Johor Bahru, Malaysia, Minggu (24/11).
MIR adalah salah satu anak perusahaan PT Bank Mandiri (Persero) yang merupakan
penyedia jasa transaksi pengiriman atau penerimaan uang dalam valuta asing dari
atau ke bank di luar negeri maupun di dalam negeri.
Saat ini MIR memiliki 14 cabang yang tersebar di seluruh semenanjung Malaysia.
Dalam acara tersebut Krishna tidak hanya hadir sebagai undangan, namun juga
sebagai pembicara yang memberikan edukasi langsung kepada perwakilan PMI
tentang program dan manfaat perlindungan BPJAMSOSTEK bagi PMI.
Ia menjelaskan, "Salah satu manfaat yang akan diterima bagi PMI yang terdaftar
dalam program BPJAMSOSTEK adalah perlindungan atas risiko kecelakaan kerja dan
kematian yang terjadi saat PMI sedang menjalani persiapan atau pelatihan, selama
berada di negara penempatan kerja, dan saat kembali ke Indonesia setelah masa
kerja berakhir. Selain program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) untuk kecelakaan
kerja dan Jamiman Kematian (JKm) untuk risiko kematian diluar hubungan kerja,
PMI juga bisa memilih untuk ikut dalam program Jaminan Hari Tua (JHT) yang
dapat digunakan sebagai tabungan bagi para PMI jika telah selesai menjalani masa
kerja di negara penempatan".
Selama di negara penempatan, BPJAMSOSTEK menjamin kasus kecelakaan yang
menyebabkan risiko tertentu selama 24 jam termasuk kekerasan fisik dan pelecehan
seksual.
Dan jika terjadi kecacatan maka peserta dapat mengikuti pelatihan vokasional agar
PMI dapat kembali bekerja setelah melalui masa suram atau apabila mengakibatkan
cacat total tetap PMI berhak mendapatkan santunan dengan nilai maksimal Rp100
Juta.
Page 52 of 110.

