Page 48 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 NOVEMBER 2019
P. 48

Menanti Sekolah Bisnis Digital


               Pemerintah sebenarnya tak perlu terlalu bangga jika perusahaan digital (domestik)

               bisa mengambil alih hampir semua proses transaksi jual beli barang/jasa di

               masyarakat. Banyak perusahaan yang belum siap dengan sumber daya digital dalam
               berkompetisi. Akibatnya, kinerja pekerja konvensional sulit dinaikkan sesuai

               kebutuhan pasar karena konsumen membutuhkan pelayanan digital. Omzet

               penjualan akan terus menurun karena ketidaksiapan pekerja masuk era digital.


               Dalam situasi itu, jangankan membayar UMK, biaya untuk menambah keterampilan

               online bagi pekerja saja sudah berat. Sehingga banyak perusahaan yang terpaksa

               berbisnis dengan apa adanya di tengah lesunya permintaan pasar secara
               konvensional. Produk dan layanannya yang dulu masih berjaya secara konvensional

               kini sudah tak lagi menguntungkan. Sayangnya, negara sepertinya tidak hadir dalam

               derita bisnis konvensional.


               Sebagai penganut ekonomi UUD 1945, pemerintah seharusnya membatasi oligopoli

               pasar digital demi memproteksi usaha-usaha konvensional dalam konteks

               liberalisme perdagangan global. Jangan sampai pola kompetisi antara pengusaha
               online dan konvensional berubah jadi evolusionisme yang menghasilkan pemenang

               dan pecundang. Bagi pengusaha konvensional yang mulai kalah, terpaksa

               memotong upah menjadi alternatif menghindari pemutusan hubungan kerja (PHK).


               Sedangkan pengusaha online menggaji pekerjanya dengan tinggi karena sukses

               mendominasi pasar. Jadi, ekonomi digital justru melahirkan ketimpangan baru

               karena profit usaha konvesional diambil alih sekaligus dipusatkan pada segelintir
               start-up atau unicorn besar. Sistem ekonomi digital malah berlawanan dengan

               semangat UUD 1945 yang menekankan usaha bersama dan kekeluargaan, bukan

               saling mematikan.


               Kapitalisme digital lahir karena hukum monopoli paten (teknologi) diakui di seluruh





                                                       Page 47 of 110.
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53