Page 74 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 JANUARI 2020
P. 74

hilangnya sanksi pidana pengusaha, dan maraknya  outsourcing  serta banyaknya
               tenaga asing  unskilled  dalam bekerja di Indonesia," tuturnya.

                Bambang kemudian menyayangkan niatan pemerintah untuk mengubah Undang-
               Undang Ketenagakerjaan yang dinilainya sudah cukup memadai saat ini.

                "Kami menilai akan ada degradasi dalam undang-undang yang sebenarnya sudah
               cukup memadai. Seperti, aturan upah yang diubah per jam. Itu apa parameternya?
               bagaimana cara hitungnya? apa implikasi terhadap investasi yang melatarbelakangi
               omnibus law  ?," ujarnya.

                 Selain protes terkait RUU omnibus law, selanjutnya Bambang menyinggung
               tentang pembuatan Satgas Ketenagakerjaan oleh pemerintah.

                Menurutnya, langkah yang diambil pemerintah tidak adil bagi para pekerja.
               Pasalnya, pembentukan tersebut tidak melibatkan pekerja.


                "Secara mekanisme kami protes keras, karena itu dibuat hanya dari unsur
               pengusaha dan pemerintah. Dari mekanisme saja gak fair. Kami pekerja, bagian dari
               industrialisasi, dan penggerak ekonomi. Kenapa pemerintah membuat tim satgas
               tidak melibatkan kami?" jelasnya.

                Ia pun menuntut pemerintah untuk melindungi para buruh dan pekerja sebagai
               warga negara Indonesia yang menurut Bambang harus dilindungi hak-haknya.

                "Pemerintah kan dibangun untuk melindungi warga negaranya. Kami mengerti
               omnibus law ini untuk investasi dan teknologi, tapi jangan sampai mengorbankan
               anak bangsa," pungkasnya.

                 (ara/agt).




































                                                       Page 73 of 98.
   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79