Page 227 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2019
P. 227
"Intinya kita tangani dengan serius para korbannya terlebih dulu. Kita juga pastikan
kepesertaan mereka apakah sudah masuk di dalam BPJS ketenagakerjaan, kalau
sudah mereka harus dicover, kalo belum terdaftar harus segera ada solusi untuk
menangani," tegas Hanif.
Hanif juga memerintahkan kepada tim tersebut untuk melakukan pemeriksaan
pabrik korek api tersebut secara menyeluruh, termasuk memeriksa adanya
kemungkinan pelanggaran kewajiban Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada
pabrik.
Sementara itu, Amarudin, Plh. Direktur Pengawasan Norma Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (PNK3) Kemnaker mengatakan, berdasarkan laporan sementara
dari Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Sumatera Utara, kebakaran
yang terjadi di Binjai ini mengakibatkan korban meninggal dunia sebanyak 30 orang
dan yang selamat sebanyak 3 orang.
Kejadian tersebut terjadi sekitar waktu makan siang. Diduga, kebakaran
dikarenakan saat sedang menyetel api mancis. Kemudian satu mancis terbakar dan
mengakibatkan kebakaran hebat.
Menurut catatan, lokasi tempat kerja ini merupakan home industri berbentuk rumah
yang memiliki sekitar 50 orang karyawan. Yang sudah terdaftar di BPJS
Ketenagakerjaan sebanyak
27 orang. Selebihnya kemungkinan Buruh Harian Lepas (BHL).
Info sementara, para korban yang meninggal dunia bukan dikurung dalam pabrik.
Tetapi, mereka terkurung karena pintu masuk rumah berada di belakang, dan
ledakan pun terjadi di bagian belakang. Sehingga, para pekerja yang semuanya
perempuan tidak bisa keluar.
Page 226 of 352.

