Page 229 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2019
P. 229

menyampaikan pernyataan delegasi Indonesia di hadapan Menteri-Menteri Tenaga
               Kerja Asia Pasifik.

               Pertama yaitu meningkatkan kerja sama dalam investasi Sumber Daya Manusia
               (SDM). Negara-negara di kawasan Asia Pasifik harus terus memperkuat kerja sama
               mereka dalam lembaga dan program pelatihan dan pendidikan vokasi. Indonesia
               terbuka dan siap untuk bekerja sama dengan negara-negara di Asia dan Pasifik
               dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas pendidikan dan pelatihan vokasi.


               "Ini untuk mempersiapkan diri kita sendiri dengan kemungkinan dampak yang dapat
               mengganggu akibat teknologi baru di dunia kerja masa depan dan untuk lebih
               memenuhi permintaan pasar kerja," kata Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan
               Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Haiyani Rumondang, Jenewa, Swiss
               (19/6) waktu setempat.

               Strategi kedua yaitu memperbaiki kebijakan ketenagakerjaan untuk orang lanjut
               usia. Indonesia berpandangan bahwa angkatan kerja yang menua akan
               menimbulkan tantangan yang semakin besar bagi Asia Pasifik. Karena tenaga kerja
               lanjut usia di wilayah tersebut diperkirakan akan meningkat secara signifikan pada
               tahun 2030.

               "Kita harus mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memberikan
               kesempatan dan perlakuan yang sama bagi pekerja lanjut usia di pasar kerja.

               Negara-negara di kawasan Asia Pasifik harus mengeksplorasi lebih jauh cara dan
               strategi yang tepat dan memadai untuk memastikan bahwa orang lanjut usia dapat
               memanfaatkan pasar kerja secara setara," tegas Haiyani.

               Dalam menghadapi tantangan pekerjaan masa depan, strategi ketiga yaitu
               menangani pekerja di sektor informal. Laporan International Labour Organization
               menunjukkan bahwa 63,2% dari populasi pekerja di Asia Pasifik mencari nafkah di
               sektor informal. Sebagian besar dari mereka tidak menikmati perlindungan sosial
               dan kondisi kerja yang layak.

               "Oleh karena itu, kami percaya bahwa kita perlu saling belajar tentang cara

               menangani pekerja sektor informal guna memfasilitasi transisi pekerja tersebut ke
               sektor formal," kata Haiyani.

               Strategi keempat yaitu memperkuat dukungan ILO untuk negara-negara di kawasan
               Asia Pasifik. Indonesia menggarisbawahi pentingnya ILO dalam memberikan
               bantuan kepada pemerintah, sektor swasta, dan serikat pekerja. ILO perlu
               memberikan prioritas lebih besar ke wilayah Asia Pasifik dalam mengatasi tantangan



                                                      Page 228 of 352.
   224   225   226   227   228   229   230   231   232   233   234