Page 284 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2019
P. 284

Title          BPJS-TK PASTIKAN 1 PESERTA KORBAN PABRIK MANCIS DAPATKAN HAKNYA
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      22 Juni 2019
                              https://www.antaranews.com/berita/923543/bpjs-tk-pastikan-1-peserta-ko rban-pabrik-
               Page/URL
                              mancis-dapatkan-haknya
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Jakarta - Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif di Jakarta, Sabtu,
               memastikan seorang peserta yang menjadi korban musibah kebakaran pabrik

               mancis akan mendapatkan manfaat dari program jaminan sosial tenaga kerja.

               Berdasarkan hasil verifikasi Tim Layanan Cepat Tanggap (LCT) yang telah kami
               turunkan di lapangan, saat ini tercatat seorang pekerja atas nama Gusliana, mandor
               PT Kiat Unggul yang tewas dan tercatat sebagai peserta di BPJS Ketenagakerjaan
               Kantor Cabang Binjai.

               PT Kiat Unggul terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan sejak Juni 2015 dengan jumlah
               pekerja sebanyak 27 orang. Namun, belakangan setelah musibah kemarin diketahui,
               PT Kiat Unggul memiliki dua lokasi pabrik. Pekerja yang terdaftar di BPJS
               Ketenagakerjaan bekerja di pabrik di Deli Serdang sedangkan pekerja yang berada

               di lokasi kejadian (Kabupaten Langkat) belum terdaftar.

               Dalam hal ini PT Kiat Unggul termasuk dalam kategori Perusahan Daftar Sebagian
               Tenaga Kerja (PDSTK). Almarhumah Gusliana merupakan mandor yang sedang
               ditugaskan untuk mengawasi pabrik korek api gas di Kabupaten Langkat saat
               musibah terjadi.

               Sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, pekerja diberikan perlindungan program
               Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT)
               dan Jaminan Pensiun (JP). Namun, demikian sampai saat ini masih terdapat
               perusahaan yang belum tertib dalam melakukan pelaporan.

               Perusahaan masih melakukan praktik pelanggaran yang dikenal dengan istilah

               Perusahaan Daftar Sebagian (PDS). PDS tersebut meliputi PDS upah dimana upah
               yang dilaporkan oleh perusahaan bukan upah yang diterima secara rutin oleh
               pekerja (take home pay).







                                                      Page 283 of 352.
   279   280   281   282   283   284   285   286   287   288   289