Page 305 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2019
P. 305
Title BPJS TK: PABRIK KOREK API MELANGGAR ATURAN JAMINAN KERJA
Media Name tempo.co
Pub. Date 22 Juni 2019
https://bisnis.tempo.co/read/1217171/bpjs-tk-pabrik-korek-api-melangga r-aturan-
Page/URL
jaminan-kerja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau BPJS TK menyatakan PT
Kiat Unggul telah melanggar ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 44
Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan
Jaminan Kematian. Kiat Unggul adalah pemilik pabrik korek api mancis atau
pemantik api di Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang baru saja terbakar
dan menewaskan sebanyak 30 orang pekerja.
Pelanggaran terjadi karena Kiat Unggul teridentifikasi sebagai perusahaan yang
tidak tertib kepesertaan atau Perusahaan Daftar Sebagian Tenaga Kerja. "Ini
melanggar peraturan. Semua pemberi kerja wajib mendaftarkan seluruh pekerjanya
sesuai dengan upah sebenarnya dan semua program," kata Deputi Direktur Bidang
Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja, saat dihubungi di Jakarta,
Sabtu, 22 Juni 2019.
Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 12.05, saat jam makan menjelang salat Jumat,
21 Juni 2019. Menurut laporan pengawas ini, kebakaran terjadi saat tengah
berlangsung proses penyetelan api mancis. Kemudian, satu mancis terbakar dan
mengakibatkan kebakaran hebat.
Irvansyah mengatakan Kiat Unggul sebenarnya telah terdaftar di perusahaannya
sejak empat tahun lalu, yakni Juni 2015. Jumlah pekerja yang dilaporkan saat itu
adalah 27 orang, dengan upah yang disesuaikan dengan upah minimum Kabupaten
Langkat.
Dari 27 orang ini, hanya satu orang yang menjadi korban tewas yaitu seorang
perempuan berinisial G. Sisa 26 lainnya tidak terlibat dalam kebakaran. Namun,
jumlah korban mencapai 24 orang dewasa dan 6 anak-anak. Artinya, ada 23 pekerja
dewasa selain G yang menjadi korban tewas dan tidak mendapat jaminan kematian
dari BPJS.
Page 304 of 352.

