Page 133 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 APRIL 2020
P. 133

daerah. Secara subtansi RUU Cipta Kerja dinilai mengembalikan asas sentralistik
               dalam bernegara. Terhadap hal itu, DPD memiliki keterkaitan yang sangat kuat,
               dimana urusan tentang otonomi daerah adalah salah satu kewenangan DPD yang
               diamanatkan oleh Konstitusi.

               Menurutnya jangan sampai RUU Cipta Kerja ini hanya dominan dalam peningkatan
               investasi saja tanpa mempertimbangkan aspek perlindungan lingkungan hidup, hak-
               hak pekerja, asas desentralisasi, dan aspek lainnya sebagai pertimbangan filosofi
               dari undang-undang yang akan terkena dampak pencabutan nantinya. Contoh, RUU
               Cipta Kerja memang tidak menghapuskan izin Amdal, namun ketentuan RUU
               tersebut jelas mengingkari asas desentralisasi kembali menjadi sentraliasi, dimana
               izin amdal dan pembuangan limbah yang semula menjadi kewenangan daearah
               akan ditarik ke pemerintah pusat.

               Tidak hanya itu, secara substansi isi RUU Cipta Kerja sangat bertentangan dengan
               pasal 27 Ayat (2) dan Pasal 28D Ayat (2) UUD 1945, karena menghilangkan
               perlindungan dan kesejahteraan pekerja. Pandangan dan pendapat Anggota DPD RI
               dijamin oleh undang-undang bahkan konstitusi, sehingga seharusnya siapapun
               dapat menghormati pendapat anggota DPD RI baik secara pribadi maupun
               Lembaga.

               "Berdasarkan hal-hal tersebut, sebagai Anggota DPD RI dari Provinsi Jawa Timur
               dan pernah juga menjadi Anggota DPR Periode 2014-2019,saya menyatakan siap
               beradu subtansi dan diskursus RUU Cipta Kerja dengan DPR," katanya.












































                                                      Page 132 of 248.
   128   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138