Page 135 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 APRIL 2020
P. 135
Pada saat yang bersamaan, kontak keluarga Fika di Indonesia juga dicari, dan
berhasil dihubungi. Pihak keluarga memberitahukan akun Facebook Fika yang biasa
dia gunakan untuk berkomunikasi dengan keluarga secara sembunyi-sembunyi.
Melalui akun tersebut, Tim Satgas Perlindungan WNI KBRI Amman selama lebih dari
satu bulan berhasil menghubungi Fika dan mencoba mencari tahu identitas majikan.
Majikan akhirnya berhasil dihubungi dan mau datang memenuhi panggilan KBRI.
Pada awal Desember 2019, Fika bersama majikannya datang ke KBRI Amman, dan
berhasil membuat kesepakatan bahwa Fika akan dipulangkan pada akhir Desember
2019, dan Fika menyetujuinya.
Seiring waktu berjalan, ternyata majikan mengingkari janji, hingga akhirnya kasus
Fika dilaporkan kepada kepolisian. Setelah proses mediasi yang panjang, majikan
memenuhi semua hak-hak ketenagakerjaannya pada minggu pertama Maret 2020.
Pemulangan direncanakan pada minggu kedua Maret, namun bersamaan dengan
adanya keputusan pemerintah Jordania untuk menutup semua perbatasan baik laut,
darat dan udara akibat wabah virus corona, kepulangan Fika harus menunggu
adanya penerbangan khusus ke Indonesia.
"Kami akan upayakan pemulangan Fika secepat mungkin bila sudah ada pesawat
yang siap ke Indonesia," ujar Dubes Andy.
Fika menyampaikan terima kasih kepada Dubes RI dan semua pihak di KBRI Amman
yang telah membantu dan mengembalikannya pada keluarganya di Tanah Air.
"Fika terlihat sangat gembira dan memang sudah lama tidak bertemu dengan
keluarganya. Dia mengatakan ingin segera pulang dan bertemu dengan kedua
orang tuanya di kampung halaman," kata Dubes Andy.
Sebelum pulang ke Indonesia, Fika sudah menjalani tes kesehatan untuk
memastikan dirinya terbebas dari virus corona.
Akhirnya setelah empat bulan tinggal di penampungan KBRI Amman, pada 20 April
2020 dini hari, Fika berangkat untuk kembali ke Indonesia.
Perjalanan panjang seorang Fika mengais rejeki di Jordania akhirnya bisa selesai
dengan baik. Meskipun di tengah krisis pandemi, KBRI Amman tetap hadir
mengawal kepulangannya.
"Sekali lagi ini adalah bentuk kehadiran negara dalam pelindungan WNI di luar
negeri di tengah pandemi COVID-19," tutur Dubes Andy.
Page 134 of 248.

