Page 169 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 APRIL 2020
P. 169

Title          TERBITKAN KARTU PRAKERJA, PEMERINTAH DINILAI TAK SENSITIF
               Media Name     gatra.com
               Pub. Date      20 April 2020
                              https://www.gatra.com/detail/news/476231/politik/terbitkan-kartu-prake rja-
               Page/URL
                              pemerintah-dinilai-tak-sensitif
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative









               Konsep kartu prakerja yang digulirkan pemerintah menuai polemik di masyarakat. Di
               tengah wabah corona atau pandemi Covid-19 pemerintah dikabarkan akan
               mengguyur anggaran sebesar Rp5,6 triliun untuk kebijakan ini. Pemerintah
               beralasan kegiatan tersebut bermanfaat untuk meningkatkan softskill masyarakat
               sekaligus wujud dari program jaring pengaman sosial.

               Anggota Banggar DPR RI Sukamta mengatakan kebijakan tersebut kurang efektif
               dilaksanakan di saat penanganan wabah masih berlangsung. Ia menyebutkan tidak
               jadi soal bila kartu prakerja diwujdukan hanya perlu dilihat momentum dan prioritas
               pelaksanaannya.

               "Kartu pra kerja ini kami pahami adalah janji Pak Jokowi dalam kampanye pilpres
               kemarin. Harapan kami, tentu ini bisa dikelola dengan kemanfaatan yang maksimal
               dan bisa dirasakan oleh anak anak bangsa yang baru lulus dan akan mencari kerja,"
               katanya.

               Namun ia mengatakan konsep tersebut tidak perlu dipaksakan dimana masyarakat
               lebih membutuhkan bantuan akibat kehilangan pencarian.

               "Apalagi di masa pandemi sekarang ini, semua serba sulit, PHK dimana mana,
               ekonomi berhenti. Bagi-bagi uang tunai kepada rakyat seperti ini mungkin bisa
               mengurangi ketegangan sosial. Hanya sangat disayangkan, ternyata sekarang ini
               seperti ada pembelokan sehingga tidak semua uang dibagi kepada rakyat pencari
               kerja, tetapi Rp1 juta ditahan dan langsung dialokasikan untuk pelatihan digital,"
               ujarnya dalam keterangan kepada Gatra.com, Senin (20/4).


               Menurutnya kebijakan itu terlihat tidak sensitif terhadap kesulitan rakyat di tengah
               pandemi covid-19. Wakil Ketua Fraksi PKS itu menerangkan jika dilihat dari isi
               pelatihan senilai Rp1 juta per orang bukan materi pelatihan yang berkedalaman,
               karena hanya berupa download bahan saja.

               "Harga bahan dihargai sampai Rp1 juta per orang. Kalau diakses 3,5 juta orang kan
               sudah 3,5 trilliun harga mendownload materi itu. Kalau modal materi dan
               pelaksanaannya, proyek ini paling besar bernilai beberapa ratus milyar saja, tidak
               sampai Rp5,6 trilliun," katanya.







                                                      Page 168 of 248.
   164   165   166   167   168   169   170   171   172   173   174