Page 170 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 APRIL 2020
P. 170

Doktor jebolan Inggris itu melanjutkan jika pemerintah memang ingin menggalang
               kerja sama dengan platform digital sebagai bentuk "dukungan", hal itu dibolehkan
               hanya saja dengan nilai proyek yang wajar.


               "Hargailah sesuai dengan harga yang wajar. Toh bahan- bahan itu sudah bisa
               ditemukan di internet secara gratis. Tidak ada yang istimewa sekali. Apalagi kalau
               sudah download tidak ada jaminan bisa diterima kerja atau membuat pekerjaan.
               Kemungkinan akan kembali menganggur," ucapnya.

               Ia mengatakan konsep kebijakan tidak memberikan solusi atas masalah yakni
               pengangguran. Selain itu belum terukur efektifitas dari kegiatan tersebut kepada
               masyarakat.

               "Kalau akan dibuat pelatihan kerja, berikanlah keterampilan yang bisa diterapkan
               sesuai kebutuhan kerja dan secara keuangan yang rasional, sehingga bisa
               melibatkan lebih banyak orang atau sisa uangnya bisa dialokasikan untuk yang
               lainnya".

               Dirinya menambahkan pemerintah perlu menjelaskan kebijakan ini secara
               transfaran, jangan sampai ada kesan bahwa kegiatan itu hanya sekadar bagi-bagi
               "jatah" kepada para vendor.

               "Ada kesan kuat di masyarakat bahwa ini seperti bagi-bagi uang kepada vendor
               perusahaan digital yang sebenarnya juga sudah untung dengan peningkatan
               penggunaan aplikasi mereka sebagai dampak kebijakan semua serba dilakukan dari
               rumah, stay at home, melalui media daring," ujar wakil rakyat asal Dapil Yogyakarta
               itu.


               Pemerintah menurutnya sudah membuat Perppu No. 1 tahun 2020 sebagai payung
               hukum dan mengeluarkan Perpres No. 54 tahun 2020 sehingga APBN dibuat sepihak
               tanpa melibatkan DPR. Namun ia berharap program tersebut berjalan transfaran
               dan akuntabel.

               "Tetapi kami berharap jangan karena dibuat sendiri, kemudian seperti prasmanan.
               Uang seperti dibagi-bagi sendiri. Kasihan rakyat, kan itu uangnya rakyat," tutup
               Sukamta.

























                                                      Page 169 of 248.
   165   166   167   168   169   170   171   172   173   174   175