Page 165 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 APRIL 2020
P. 165
Title DISNAKERTRANS CIANJUR SEBUT BELUM ADA PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN PHK
Media Name jabar.antaranews.com
Pub. Date 20 April 2020
https://jabar.antaranews.com/berita/151208/disnakertrans-cianjur-sebut -belum-ada-
Page/URL
perusahaan-yang-melakukan-phk
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Cianjur - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cianjur, Jawa
Barat, mencatat hingga saat ini belum ada perusahaan yang melakukan pemutusan
hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan akibat dampak COVID-19 di wilayah
tersebut.
"Kalaupun ada karyawan yang terdampak dari COVID-19, itupun hanya dirumahkan.
Sejauh ini belum ada karyawan yang di PHK imbas pandemi Corona di Cianjur," kata
Kepala Disnakertrans Cianjur, Heri Supardjo pada wartawan di Cianjur, Senin.
Ia menjelaskan, sebagian besar karyawan yang dirumahkan sementara itu,
merupakan karyawan hotel yang jumlahnya mencapai 1.500 orang.
Namun mereka tidak total berhenti selama dirumahkan karena ada yang
menerapkan pertukaran jadwal per 15 hari sekali.
Sedangkan dari sektor industri belum ada yang melapporkan telah melakukan hal
yang sama merumahkan karyawan atau melakukan PHK.
Namun pihaknya baru mendapat laporan ratusan karyawan pabrik yang terancam
diberhentikan karena habisnya kontrak.
"Kami baru mendapat laporan terkait tidak diperpanjangnya kontrak seratusan
orang karyawan yang kontraknya habis bulan ini. Sedangan dari pabrik yang ada di
Cianjur, hingga saat ini masih berjalan seperti biasa dan belum adan kabar akan
dirumahkan atau PHK," katanya.
Semetara Ketua PHRI Cianjur, Nano Indrapraja, mengatakan sejak beberapa pekan
terakhir, sebagian besar hotel berbagai kelas yang masuk dalam keanggotaan,
terpaksa merumahkan karyawannya untuk menutupi biaya operasional tidak terus
membengkak sementara tamu yang menginap terus menurun.
"Tercatat 1.500 karyawan hotel di Cianjur, sudah dirumahkan setengah dari jumlah
keseluruhan yang mencapai 3.000 orang karyawan dirumahkan ada yang mendapat
jaminan dan sebagian besar tidak mendapat jaminan," katanya.
Page 164 of 248.

