Page 86 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 APRIL 2020
P. 86

"Pemerintah dan DPR RI berencana melanjutkan pembahasan Rancangan Kitab
               Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP), yang banyak mendapat kritik publik,
               meski di tengah wabah Corona," demikian catatan pembuka AJI dalam petisi di situs
               change.org tersebut.

               AJI menyatakan RKUHP itu urung dibahas dan disahkan di ujung masa DPR periode
               lalu karena mendapatkan gelombang protes yang besar dan masif dari masyarakat
               dan mahasiswa di seluruh Indonesia, September 2019. Pasalnya, draf RUU RKUHP
               itu masih memuat sejumlah pasal yang kontroversial nan mengekang kebebasan
               berekspresi, tak mendukung semangat pemberantasan korupsi, dan kebebasan
               pers.

               "Menurut kajian Aliansi Jurnalis Independen (AJI), setidaknya ada 9 pasal dalam
               draft RUU KUHP itu yang bisa mengkriminalkan jurnalis dalam menjalankan
               fungsinya," demikian catatan AJI.

               Dengan pembatasan akibat kondisi pandemi Covid-19 saat ini, AJI menilai
               masyarakat sipil, termasuk komunitas pers sulit untuk memberi masukan secara
               maksimal dalam pembahasan RKUHP.

               Selain itu, AJI meminta pemerintah dan DPR saat ini lebih fokus menangani
               pandemi Covid-19 yang jumlah korbannya terus bertambah.














































                                                       Page 85 of 248.
   81   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91