Page 34 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JULI 2019
P. 34

Hal yang sama juga terjadi pada konsep pengupahan, dia mengemukakan banyak
               tenaga kerja juga tidak bisa mendapatkan hak yang selayaknya karena kondisi
               perusahaan.

               "Kalau pesangon kan ada yang tumpah tindih ya. Tumpah tindih karena dulu waktu
               UU 13 dibikin kita belum ada jaminan sosial yang seperti sekarang ya, Belum ada
               BPJS. Jadi seperti BPJS dan pensiun itu belum di- cover ," ujarnya.

               Oleh karena itu, para pengusaha menginginkan ada formulasi yang jelas mengenai

               penghitungan pesangon sesuai dengan kondisi saat ini.

               Untuk poin outsourcing, Hariyadi menjelaskan para pengusaha menginginkan agar
               jumlah sektor yang bisa dimasuki bisa ditambahkan dari saat ini yang hanya lima
               sektor.

               "Kita mereferensi Vietnam, sekarang udah 20 sektor yang di aturan mereka
               mengenai outsourcingnya ya. Kalau kita kan lima [sektor]. Tentunya di sini kita
               harus kembalikan lagi bahwa outsourcing itu suatu bisnis model, dan itu gak bisa
               diatur secara rigid," tambahnya.

               Sementara itu, soal Tenaga Kerja Asing (TKA), dia menjelaskan bahwa perlu ada
               kesepahaman mengenai keberadaan TKA di Indonesia.


               "Karena kemarin gara-gara tenaga kerja yang ikut proyek dari China terus
               semuanya disamaratakan seolah problemnya dari China, padahal gak gitu. Itu kan
               berimbas juga untuk investor dari negara lain seperti juga dari Amerika dan Eropa
               jadi kerepotan juga mengenai masalah TKA ini," tukasnya.































                                                       Page 33 of 65.
   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39