Page 44 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JULI 2019
P. 44

Industri 4.0 Anggota Komisi IX DPR RI Marinus Gea menyatakan, berbagai BLK
               harus bisa beradaptasi agar sesuai dengan kebutuhan kerja terutama dalam
               kesiapan untuk menyongsong era Industri 4.0 seperti yang telah didengungkan
               pemerintah.

               Apalagi, lanjutnya, dunia kerja membutuhkan tenaga profesional yang mampu
               mengikuti perkembangan dengan teknologi yang ada.

               Untuk mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan alokasi anggaran yang cukup,
               khususnya BLK sebagai tulang punggung dalam mencetak pekerja yang sesuai
               dengan kebutuhan pasar.

               Menurut dia, kondisi BLK yang tersebar di daerah masih jauh tertinggal untuk
               memenuhi kebutuhan pelaku usaha di kawasan industri baru.

               Ia mengatakan, guna menghadapi industri 4.0, BLK perlu menyesuaikan dengan
               permintaan pasar yang cenderung berubah seiring perkembangan teknologi digital.

               Marinus menegaskan selain teknologi, faktor kurikulum dan Sumber Daya Manusia
               (SDM), di BLK itu pun perlu mendapatkan pelatihan yang menyesuaikan dengan
               kebutuhan industri saat ini, sehingga kegiatan pelatihan yang dilakukan itu bisa
               mencetak tenaga kerja berkemampuan tinggi dan mampu bersaing dengan pekerja
               lainnya.

               Sedangkan Anggota Komisi IX DPR RI Irgan Chairul Mahfiz mendesak pemerintah
               untuk mencari solusi dan terobosan baru untuk membenahi Balai Latihan Kerja.

               Irgan mengingatkan, apalagi bila Indonesia akan memasuki Revolusi Industri 4.0,
               ketika manusia bukan lagi bersaing dengan manusia, tetapi dengan robot, sehingga
               harus dicarikan metode baru untuk membenahi permasalahan tersebut.

               Menurut dia, bila metode baru tidak segera dibenahi maka akan berbahaya karena
               terdapat potensi membengkaknya pengangguran akibat penerapan digitalisasi
               industri daring yang menggantikan tenaga manusia.

               Untuk itu, politisi PPP itu menyatakan pemda harus memberikan perhatian kepada
               Balai Latihan Kerja sebagai tempat melatih masyarakat untuk bisa menghadapi era
               Revolusi Industri 4.0.

               "Di sini juga Kemenaker (Kementerian Ketenagakerjaan) harus memberikan
               supervisinya dengan baik, skema pelatihan, modul, pilihan jurusan dan potensi
               daerah harus dikembangkan," tegasnya.

               Bangun 1.000 BLK Di level nasional, Kementerian Ketenagakerjaan juga
               menegaskan akan membangun 1.000 BLK Komunitas pada 2019. Anggaran dalam
               pembentukan 1.000 BLK Komunitas ini sebesar Rp1 triliun sehingga setiap lembaga





                                                       Page 43 of 65.
   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49