Page 45 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JULI 2019
P. 45
atau komunitas yang melakukan perjanjian kerja sama dengan pemerintah
mendapatkan dana sebesar Rp1 miliar.
Presiden Joko Widodo dalam sejumlah kesempatan juga mengatakan pemerintah
menargetkan akan membangun setidaknya 3.000 Balai Latihan Kerja (BLK)
Komunitas pada 2020.
Hal ini disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada
penandatanganan kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan pondok
pesantren penerima bantuan BLK Komunitas, di Jakarta, Rabu (20/2).
Presiden menyatakan, Indonesia dihadapkan pada bonus demografi, di mana
penduduk usia produktif jauh lebih banyak. Bonus demografi ini akan menjadi
masalah bagi Indonesia jika angkatan kerja tidak memiliki keterampilan kerja.
Jokowi mengatakan, Indonesia harus siap menyongsong bonus demografi dengan
menyiapkan angkatan kerja yang terampil.
Hal itu juga selaras dengan Balai Latihan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan yang
menargetkan 526.189 tenaga terampil pada 2019 untuk meningkatkan daya saing
bangsa.
Program BLK itu sendiri juga disebutkan melatih 277 ribu tenaga terampil untuk
pelatihan setiap tahun dan program pemagangan untuk 210 ribu orang.
Di BLK, diterapkan program dan terobosan untuk peningkatan daya saing SDM
melalui strategi triple skilling yakni skilling , upskilling dan reskilling.
Bagi tenaga kerja yang belum punya keterampilan dapat mengikuti program skilling
agar mempunyai keahlian di bidang tertentu. Sementara bagi tenaga kerja yang
telah memiliki keterampilan dan membutuhkan peningkatan keterampilan akan
masuk program upskilling .
Sedangkan yang ingin beralih keterampilan dapat masuk ke program reskilling .
Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan juga menggandeng lembaga internasional
yang mengeluarkan sertifikasi internasional untuk meningkatkan kualitas sumber
daya manusia atau SDM.
Dengan adanya revitalisasi balai latihan kerja di Tanah Air, maka diharapkan
Indonesia juga dapat mengoptimalkan bonus demografi sebesar-besarnya untuk
meningkatkan kesejahteraan seluruh warganya.
Oleh M Razi Rahman Editor: Ahmad Wijaya COPYRIGHT (c)2019 .
Page 44 of 65.

