Page 35 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2019
P. 35
Title UMK 2020 DIDESAK NAIK 15%, BURUH UNJUK RASA DI SEJUMLAH DAERAH
Media Name bisnis.com
Pub. Date 18 November 2019
https://ekonomi.bisnis.com/read/20191118/12/1171398/umk-2020-didesak-n aik-15-
Page/URL
buruh-unjuk-rasa-di-sejumlah-daerah
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
JAKARTA - Kalangan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja
Indonesia (KSPI) di sejumlah daerah kembali berunjuk rasa menuntut agar upah
minimun kabupaten/kota (UMK) 2020 dinaikkan sebesar 15%.
Pada Senin (18/11/2019), ribuan buruh di Kabupaten Bogor melakukan aksi unjuk
rasa di Kantor Bupati dan Dinas Ketenagakerjaan Bogor.
Selanjutnya, pada Selasa--Rabu (19-20/11/2019), buruh dari Jawa Timur berencana
melakukan aksi di Kantor Gubernur Jawa Timur.
Kemudian buruh Jawa Barat rencananya melakukan aksi pada hari Rabu--Kamis (20-
21/11/2019) di Kantor Gubernur Jawa Barat.
Sebelumnya, buruh di Bekasi, Cirebon, Tangerang, dan Kepulauan Riau sudah
melakukan aksi dengan tuntutan yang sama. Selain itu, buruh-buruh di berbagai
daerah yang lain juga akan bergerak untuk menolak penetapan UMK berdasarkan
Peraturan Pemerintah (PP) No. 78/2015 tentang Pengupahan.
Presiden KSPI Said Iqbal menjelaskan tuntutan dalam aksi kali ini secara khusus
adalah menolak Penetapan UMK 2020 berdasar PP No. 78/2015 tentang
Pengupahan dan menuntut kenaikan UMK 2020 sebesar 15%.
Selain itu, KSPI menuntut agar pemerintah memperkecil disparitas upah
antardaerah dengan menaikkan upah kabupaten/kota yang masih rendah lebih
tinggi, bukan dengan menahan kenaikan upah di daerah yang upah minimumnya
relatif tinggi.
"Kami juga menuntut upah minimum sektoral di belakang di seluruh
Kabupaten/Kota serta menyuarakan penolakan terhadap kenaikan Iuran BPJS
Kesehatan," katanya dalam siaran pers pada Senin (18/11/2019).
Said Iqbal juga menegaskan aksi buruh akan makin masif menjelang 21 November
2019, yaitu batas waktu bagi para gubernur untuk menetapkan besaran UMK 2020.
Page 34 of 101.

