Page 271 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 Mei 2019
P. 271

Ditambah dengan isu laten mengemuka saat ini soal tenaga outsourcing. Suatu pola
               penggunaan tenaga yang dipekerjakan kepada perusahaan melalui jasa perantara
               baik individu maupun berbentuk perusahaan penyedia jasa pekerja.

               Pekerja atau buruh tidak lagi terikat kontrak dengan perusahaan tempat bekerja
               melainkan dengan perusahaan penyedia jasa pekerja sehingga hak-hak buruh
               menjadi hilang sebagaimana diatur dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang
               Ketenagakerjaan, terutama perilaku diskriminatif yang akan diterima antara buruh
               tetap perusahaan dan buruh outsourcing.

               Perusahaan yang menerima pola outsourcing menurut saya tidak hanya soal etis
               dan pelanggaran regulasi melainkan mesin perah dan pemeras tenaga manusia
               tanpa tanggungjawab, sementara perusahaan penyedia jasa outsourcing merupakan
               orang-orang yang makan dari keringat dan darah para buruh.

               Demo buruh hari ini merupakan kekuatan massa riil, besar dan dahsyat. Buruh
               merupakan kekuatan kelompok penekan yang dapat diperhitungkan sekarang dan
               akan datang. Untuk diperhitungkan tidak cukup dengan massa besar dalam aksi
               tetapi juga harus bermain taktis dan strategis dengan pengambil kebijakan.

               Hari ini, aksi buruh setidaknya mengajukan 8 (delapan) tuntutan kepada pemerintah
               yakni, pertama, soal upah murah dengan mencabut PP Nomor 78 Tahun 2015
               tentang pengupahan yang dinilai dibawah standar hidup layak; Kedua, meminta
               pemerintah untuk menaikkan jumlah komponen hidup layak yang menjadi dasar
               perhitungan upah buruh menjadi 84.

               Ketiga, penghapusan perbudakan modern berkedok pemagangan dan honorer.
               Ketiga, memberikan jaminan pekerjaan untuk rakyat dan menghentikan PHK massal
               di berbagai sektor antara lain, di sektor retail, telekomunikasi, perbankan,
               kesehatan, media dan sektor lain.

               Keempat, pemerintah diminta mengantisipasi dampak revolusi industri 4.0 dan
               pembatalan otomatisasi gardu tol yang mengakibatkan puluhan ribu buruh di-PHK;
               Kelima, mengangkat pekerja outsourcing di BUMN menjadi pekerja tetap.

               Keenam, meminta pemerintah untuk memperketat aturan kerja bagi tenaga kerja
               asing dengan memberlakukan kembali kewajiban bisa berbahasa Indonesia;
               Ketujuh, pengetatan pemberlakuan ketentuan bahwa satu orang pekerja asing
               harus didampingi 10 orang tenaga lokal; dan kedelapan, mencabut Peraturan
               Menteri Ketenagakerjaan Nomor 36 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan
               Pemagangan di Dalam Negeri.

               Delapan tuntutan yang disuarakan sangat wajar. Upah buruh Indonesia masih dinilai
               rendah jika dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, sedikit diatas Kamboja dan
               Laos dengan perbedaan hanya sekitar Rp1 juta.




                                                      Page 270 of 656.
   266   267   268   269   270   271   272   273   274   275   276