Page 424 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 Mei 2019
P. 424
Title FSPMI GORONTALO TOLAK UPAH MURAH
Media Name jogja.antaranews.com
Pub. Date 01 Mei 2019
Page/URL https://jogja.antaranews.com/nasional/berita/852305/fspmi-gorontalo-to lak-upah-murah
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Gorontalo - Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia dan Konfederasi Serikat
Pekerja Indonesia Gorontalo menolak upah murah pada aksi yang gelar dalam
memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Gorontalo, Provinsi
Gorontalo, Rabu.
Koordinator lapangan (Korlap) pada aksi itu, Andrika Hasan mengatakan isu utama
yang disuarakan pada May Day hari ini yaitu tentang upah.
"PP 78 tahun 2015 setiap tahun telah kami suarakan, bahkan kami dari pimpinan
pusat telah melakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) agar PP 78
yang ditetapkan oleh presiden itu dicabut," ujarnya.
Namun, ia bersyukur sudah ada pertemuan dari pimpinan buruh dengan presiden
yang menyatakan dalam konferensi pers bahwa akan merevisi PP 78 tersebut.
"Kami memperjuangkan upah karena ini memang perjuangan utama kami khusus
Provinsi Gorontalo kami lebih menekankan pada UMP, karena hingga saat ini masih
ada yang belum dibayarkan oleh perusahaan sehingga ini bertentangan dengan
undang-undang yang ada," ucapnya.
Selain itu terkait dengan jaminan kesehatan dan jaminan pensiun, ia juga
menekankan kepada BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan untuk terus
meningkatkan pelayanannya sehigga para buruh bisa terlayani dengan baik.
"Kemudian ada juga isu outsourching yang berkedok tenaga kontrak atau magang,
bagi kami outsourching itu adalah sistem perbudakan moderen dan ini akan kami
tolak karena itu akan dapat memutus masa kerja, tidak ada kepastian kerja,"
tegasnya.
Selanjutnya kata Andrika tema buruh hari ini adalah kesejahteraan buruh serta
demokrasi yang jujur dan damai. "Kami mendukung, khususnya karena ini momen
pemilu kami berharap agar demokrasi bisa dilaksanakan dengan jujur dan damai,"
tambahnya.
Page 423 of 656.

