Page 585 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 Mei 2019
P. 585

Title         WAPRES IMBAU BURUH TERTIB PERINGATI MAY DAY
                Media Name    antaranews.com
                Pub. Date     30 April 2019
                              https://www.antaranews.com/berita/850519/wapres-imbau-buruh-tertib-per ingati-may-
                Page/URL
                              day
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Positive







               Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengimbau para buruh untuk tertib dan tidak
               menghambat lalu lintas ketika mengikuti acara peringatan Hari Buruh atau May Day
               yang akan digelar Rabu (1/5).
               "Pasti harus tertib. Besok libur, jadi agak bebas sedikit. Mau (turun) ke jalan silakan,
               tapi jangan menghambat jalannya lalu lintas," kata Wapres JK di Istana Wakil
               Presiden Jakarta, Selasa.

               Terkait rencana kedatangan capres Prabowo Subianto pada Peringatan Hari Buruh
               di Istora Senayan, JK menanggapi bahwa siapa saja boleh hadir dalam acara
               tersebut.
               "Siapa saja boleh hadir, kalau soal hadir ya silakan saja," tambahnya.
               Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan
               Prabowo akan menghadiri peringatan Hari Buruh di Istora Senayan Jakarta, Rabu.
               Hal itu sudah menjadi kegiatan rutin tahunan Prabowo untuk menghadiri perayaan
               May Day, kata Fadli.

               Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal
               mengatakan sekitar 50 ribu buruh akan hadir dalam peringatan Hari Buruh di Istora
               Senayan.
               Peringatan May Day akan dimulai pukul 10.00 WIB dengan diikuti massa buruh dari
               Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Serang, Banten
               dan Cilegon.

               Para buruh tersebut akan menyerukan tujuh tuntutan yakni menolak upah murah,
               penghapusan sistem 'outsourcing', mendesak peningkatan manfaat jaminan
               kesehatan dan jaminan pensiun, mendesak penurunan TDL (Tarif dasar listrik) dan
               harga sembako, mendesak kenaikan pendapatan guru, tenaga honorer dan
               pengendara ojek online, serta meminta Pemerintah menegakkan demokrasi yang
               jujur dalam Pilpres 2019.

               Kepolisian RI akan menurunkan 25 ribu personel gabungan yang melibatkan TNI,
               Polri, Dishub dan Lantas untuk mengawal perayaan May Day di Jakarta, Rabu.
               Pembagian pengawalan aparat keamanan tersebut berupa 1.500 personel di Istora
               Senayan dan 25.000 personel di sekitar Istana Merdeka.








                                                      Page 584 of 656.
   580   581   582   583   584   585   586   587   588   589   590