Page 13 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 13
dipenuhi oleh pemerintah. Sebab, konstitusi sudah mengamanatkan agar negara
memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang terdampak pandemi.
"Karena itu KSPI menolak kebijakan masyarakat yang berusia di bawah 45 tahun
kembali bekerja. Sebaliknya, kami meminta agar pabrik-pabrik yang saat ini masih
bekerja segera diliburkan dengan tetap membayar upah dan THR secara penuh,"
ucap dia.
Sementara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, KSPI meminta agar pemerintah
menambah anggaran untuk BLT kepada para buruh yang terdampak, sebagai
bentuk subsidi upah. Sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan pokok, seperti
sembako, kontrak rumah, hingga membayar listrik.
Iqbal menambahkan, pemberian subsidi upah seperti ini lazim dilakukan di beberapa
negara seperti Australia, Amerika, Malaysia, dan beberapa negara di Eropa.
"Lagipula dalam situasi seperti ini mau bekerja di mana? Yang ada justru terjadi
gelombang PHK, dan pemerintah tidak mampu mencegah," tegas Iqbal.
Selain memberikan BLT, kata Iqbal pihaknya juga mendesak agar dana kartu
Prakerja diberikan semuanya dalam bentuk yang tunai. Tidak lagi ada anggaran
yang diperuntukkan bagi pelatihan dengan menonton konten video.
"Terakhir, harus ada audit bagi perusahaan yang melakukan PHK dan tidak
membayar THR. Jika kemudian terbukti tidak mengalami kerugian, maka
pemerintah harus mewajibkan untuk mempekerjakan kembali buruh yang di PHK,
serta membayar upah dan THR secara penuh," tandasnya.
Page 12 of 353.

