Page 141 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 141
Djisman Simandjuntak, Rektor Universitas Prasetiya Mulya, misalnya,
mengungkapkan pertumbuhan 7% tampak masuk akal sehingga cukup untuk
membuka lapangan kerja formal bagi seluruh angkatan kerja.
"Kita kehilangan waktu karena pandemi ini dengan penutupan bisnis, penutupan
sekolah fisik, penutup an ibadah fisik, kehilangan output, kehilangan pekerjaan
(employment), kembalinya perantau, penurunan konsumsi, penurunan ekspor,
perlambatan investasi dan bersifat hugeuncertainty about what to come,"
ungkapnya.
Oleh karena itu, lanjut Djisman, diperlukan percepatan dengan lanskap ekonomi
baru. Beberapa kebijakan tersebut meliputi penajaman persaingan dalam
perdagangan internasional, investasi asing, pasar perusahaan teknologi, dan pasar
talenta manusia (Asia sebagai episentrum pertumbuhan). (RO/E-3).
Page 140 of 353.

