Page 238 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 238
Title PENGUSAHA SARANKAN BIAYA PELATIHAN KARTU PRAKERJA RP 1 JUTA DIGANTI UANG
TUNAI
Media Name tribunnews.com
Pub. Date 12 Mei 2020
Page/URL https://www.tribunnews.com/bisnis/2020/05/12/pengusaha-sarankan-biaya- pelatihan-
kartu-prakerja-rp-1-juta-diganti-uang-tunai
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi)
menyatakan, tidak ada hubungan dan kesesuaian Program Kartu Prakerja dengan
dunia usaha, terutama di tengah kondisi ekonomi yang saat ini sedang terpukul
akibat pandemi corona atau Covid-19.
Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi, dan Kesehatan BPP Hipmi Sari Pramono
mengatakan, kucuran senilai Rp 1 juta untuk penerima Program Kartu Prakerja yang
dialokasikan untuk pelatihan online harus diisi dengan yang lebih bermanfaat.
Menurut Sari, seharusnya program tersebut dapat memberikan uang tunai atau
sembako kepada korban PHK di tengah situasi darurat Covid-19.
"Biaya pelatihan sebesar Rp 1 juta harus lebih ada manfaat misalkan langsung kasih
uang tunai, sembako ataupun pelatihannya harus bermanfaat. Calon pekerja
tersebut harus sesuai kebutuhan perusahaan yang merekrut, jadi semua stakeholder
pengusaha harus dilibatkan," ujarnya melalui keterangan resmi di Jakarta, Selasa
(12/5/2020).
Sementara itu, ia menyampaikan, penggodokan berbagai program dan kebijakan
pemerintah seharusnya melibatkan masukan dari para pekerja.
"Dengan demikian, kebutuhan pekerja bisa diidentifikasi dengan lebih tepat," kata
Sari.
Ia menambahkan, pekerja butuh kepastian untuk bisa bekerja kembali pasca
pandemi Covid-19 berlalu yang bisa diperoleh melalui Program Kartu Prakerja.
Namun, ternyata kelas pelatihan berbasis online untuk menambah kompetensi
pekerja yang dikenai PHK akibat pandemi Covid-19 tidak memberi peluang
penempatan kerja.
"Program Kartu Prakerja jika mau ada pelatihannya harus didasari dengan
kompetensi. Kompetensi bisa untuk jadi pengusaha," pungkasnya.
Page 237 of 353.

