Page 408 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 OKTOBER 2020
P. 408
SAMBUT UU CIPTAKER, PENTOLAN INAPLAS: UDAH PAILIT KOK KASIH PESANGON
- Direktur Pengembangan Bisnis Asosiasi Industri Aromatik, Olefin, dan Plastik (INAPLAS) Budi
Susanto Sadiman mengatakan, pihaknya menyambut baik Omnibus Law atau UU Cipta Kerja
yang baru-baru ini disahkan oleh DPR. UU ini, menurut dia, akan membantu mendongkrak
perekonomian yang tengah lesu akibat pandemi Covid-19 .
"Saya rasa ini niat baik dari pemerintah agar investasi jalan dan ekonomi longgar. Kalau kita
lihat, memang Omnibus Law ini bukan solusi atas krisis Covid-19 karena sudah direncanakan
sejak Desember tahun lalu agar ekonomi lebih sejahtera," ujar Budi dalam IDX Channel Live
Market Review di Jakarta, Rabu(7/10/2020). ( Dia menilai bahwa ini momentum yang tepat
untuk memulihkan ekonomi melalui upaya-upaya pemerintah yang tertuang dalam Omnibus
Law. "Ini niatnya baik, dan kita harap ini bisa segera terealisasi," ucap Budi.
Dalam waktu 10 bulan Omnibus Law pun bisa selesai. Dia berharap poin-poin dalam UU bisa
segera terealisasikan. "Saya berharap dengan segera diperbaikinya environment bisnis dan
investasi, semakin cepat kita bisa keluar dari potensi resesi," tambahnya.
Kendati banyak pertentangan, khususnya dalam klaster ketenagakerjaan, Budi melihat dari sisi
objektif. Untuk bisa memahami 1.000 halaman, pasti ada kontroversi.
"Kita lihat, pasal-pasalnya sesuai engga sama yang dikeluhkan? Banyak yang tidak paham
isunya, atau isunya tidak pas. Memang ada yang membuat kurang nyaman. Misal, kalau
perusahaan dalam kondisi pailit, perusahaan tidak usah memberikan pesangon . Ya sebetulnya
benar juga. Udah pailit kok kasih pesangon," tandas Budi. ( Dia menyatakan, yang perlu
ditegaskan adalah semangat dari pemilik usaha dan pekerja agar tidak pailit. Jadi, kasus-kasus
yang diperdebatkan tidak akan terjadi.
"Perlu diingat ya teman-teman, sekarang kan kalau pekerjaan tidak ada, tidak ada yang
diributkan. Kalau Anda melakukan sesuatu yang membuat situasi tidak baik, dan perusahaan
Anda bangkrut, ya Anda tidak menerima apa-apa," ungkapnya.
Dia berharap agar situasi bisa segera kondusif sehingga pemerintah bisa mempercepat
pertumbuhan ekonomi. (uka).
407

