Page 180 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 JULI 2020
P. 180

Jakarta, -  Isu tenaga kerja asing (TKA) belakangan kembali mencuat di Indonesia terutama
              soal jumlahnya dan persoalan transfer teknologi. Salah satu proyek yang menggunakan tenaga
              kerja asing tak sedikit adalah proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

              Untuk  mengecek  kondisi  di  lapangan  soal  TKA,  Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida
              Fauziyah,  meninjau  pembangunan  terowongan  bawah  tanah  Kereta  Cepat  Jakarta-Bandung
              (KCJB). Selain memeriksa penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA), Menaker Ida Juga memeriksa
              penerapan norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di mega proyek ini.
              "Kita ingin memastikan penggunaan TKA ini apakah sesuai dengan izin Rencana Penggunaan
              Tenaga Kerja Asing (RPTKA) yang diajukan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) kepada
              Kementerian  Ketenagakerjaan,"  kata  Menaker  Ida  usai  melakukan  inspeksi  tunnel  1  proyek
              pembangunan terowongan KCJB, Jakarta, dalam pernyataan resminya, Senin (27/7/2020).
              "TKA  China  yang  dipekerjakan  sudah  sesuai  dengan  ketentuan,  baik  jabatan  maupun
              keahliannya.  Hanya  pekerja  asing  dengan keahlian  khusus  yang  dipekerjakan  dalam  proyek
              pembangunan KCJB ini," kata Ida.

              Selain memastikan tak adanya pelanggaran izin TKA, Menaker Ida mengatakan kunjungannya
              ke areal pembangunan jalur KCJB itu juga untuk memastikan adanya  transfer of knowledge
              atau alih pengetahuan mengenai teknologi yang digunakan di proyek tersebut kepada pekerja
              Indonesia. Soal alih teknologi ini akan melibatkan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.
              "Jadi saya sudah mendapatkan laporan dari Pak Dirut (KCIC), ternyata transfer of knowledge
              itu tidak hanya diberikan kepada tenaga kerja yang sekarang mengerjakan proyek ini. Tetapi
              juga membuka kesempatan  transfer of knowledge  dari berbagai perguruan tinggi yang ada di
              Indonesia," katanya.
              Ia  menambahkan,  saat  ini  sedang  diupayakan  jalinan  kerja  sama  antara  pengelola  proyek
              pembangunan KCJB dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk memastikan proses alih
              pengetahuan berjalan secara baik.

              P  royek KCJB merupakan proyek kereta cepat yang pertama dikerjakan di Indonesia. Untuk itu,
              pihaknya juga ingin memastikan pembangunan proyek yang ditargetkan selesai tahun 2022 ini
              benar-benar memperhatikan norma keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

              "Norma K3-nya harus dijalankan dengan baik, karena ini menggunakan teknologi tingkat tinggi
              dan alat-alat berat. Keselamatan kerja itu nomor satu, termasuk bagaimana protokol kesehatan
              terhadap Corona," katanya.

              Dirut PT KCIC Chandra Dwiputra, mengungkapkan pihaknya terus melakukan pengerjaan proyek
              pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung ini dan dapat selesai tepat waktu pada 2020.

              "Kami optimis kita bisa mengerjakan secepatnya. Target kita 2022 harus sudah operasi, kalau
              kelamaan sebagai investor biaya kita investasi semakin mahal," kata Chandra.

              (hoi/hoi).













                                                           179
   175   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185