Page 27 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 SEPTEMBER 2019
P. 27
disebutnya sebagai salah satu strategi peningkatan kompetensi tersebut.
"Pemerintah terus memperbaiki ekosistem ketenagakerjaan guna mendorong
penciptaan lapangan kerja yang lebih banyak dan lebih baik, serta mengurangi
pengangguran usia muda. Ini juga akan membawa manfaat bagi tenaga kerja yang
pada akhirnya meningkatkan produktivitas perusahaan dan daya saing nasional,"
ujarnya.
Selain Kartu Pra Kerja, Menaker juga menjelaskan upaya-upaya peningkatan
kompetensi SDM lainnya khususnya bagi pekerja muda antara lain kebijakan
pelatihan berbasis kompetensi yang inklusif atau tidak mempersyaratkan (batasan)
usia maupun latar belakang pendidikan, revitalisasi BLK, pelatihan softskill di BLK
guna mengantisipasi pekerjaan-pekerjaan baru di era Revolusi Industri 4.0, serta
program pemagangan berbasis jabatan.
"Pemagangan ini merupakan salah satu upaya untuk mengatasi ketidaksesuaian
antara kompetensi yang dimiliki oleh pencari kerja dengan kualifikasi yang
dipersyaratkan oleh pasar kerja/dunia industri, yang dilaksanakan baik di dalam
maupun luar negeri," terangnya.
Lebih lanjut pemerintah terus berupaya untuk mengurangi mismatch output
pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja melalui kerja sama dan kolaborasi
industri dan dunia usaha dengan dunia pendidikan dan pelatihan.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong dialog sosial dengan social partners
yang produktif dalam mendorong keterlibatan tenaga kerja muda, meningkatkan
kesadaran akan pentingnya sertifikasi profesi, memfasilitasi pekerja muda memasuki
dunia ekonomi kreatif dan ekonomi digital melalui dukungan inovasi dan
kewirausahaan, serta membangun BLK Komunitas.
"Dengan upaya-upaya ini diharapkan anak muda Indonesia dapat berpartisipasi dan
mempunyai kemampuan yang mumpuni dalam memberikan respon atas perubahan
pekerjaan di masa depan," katanya.
Menaker Hanif Dhakiri perkenalkan kartu pra kerja kepada negara-negara anggota
G20
Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri kenalkan Program Kartu Pra Kerja kepada
negara-negara Anggota G20.
Program yang akan berjalan pada tahun 2020 ini disebut sebagai sebuah
kemudahan yang diberikan kepada pencari kerja, fresh graduate, dan korban PHK
sebagai dampak dari digital ekonomi dan revolusi industri di tempat kerja.
Nantinya, masyarakat yang mendapat Kartu Pra Kerja akan mendapat fasilitas
pelatihan untuk meningkatkan keterampilan atau alih keterampilan dan akan
mendapat insentif setelah mengikuti pelatihan kerja.
Page 26 of 65.

