Page 62 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 03 SEPTEMBER 2019
P. 62
Title INDONESIA - ARAB SAUDI MATANGKAN IMPLEMENTASI SPSK BAGI PEKERJA MIGRAN
Media Name suarakarya.id
Pub. Date 02 September 2019
https://www.suarakarya.id/detail/99318/Indonesia-Arab-Saudi-Matangkan-
Page/URL
Implementasi-SPSK-Bagi-Pekerja-Migran
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Upaya implementasi kerja sama bidang penempatan dan perlindungan Pekerja
Migran Indonesia (PMI) melalui Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK/One Channel
System) dibicarakan, dalam pertemuan antara Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M
Hanif Dhakiri dan Wakil Menteri Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial Arab Saudi HE
Dr Abdullah Abuthnain, di Matsuyama, Jepang, Minggu (1/9/2019).
Dalam pertemuan bilateral tersebut kedua belah pihak, telah dan terus memantapkan
persiapan-persiapan teknis, untuk melaksanakan implementasi pilot project SPSK itu.
Lewat siaran persnya Menaker menyatakan, persiapan teknis terus dimatangkan.
Seperti penyiapan regulasi/dasar hukum pelaksanaan project, integrasi sistem, sosialiasi
project SPSK kepada pemerintah daerah, serta seleksi Perusahaan Penempatan Pekerja
Migran Indonesia (P3MI) yang akan berpartisipasi dalam project ini.
Lebih lanjut dijelaskannya, proses integrasi sistem Indonesia dan Arab Saudi yang akan
digunakan dalam implementasi SPSK telah dilakukan. Kementerian Ketenagakerjaan
(Kemenaker) telah melakukan training pengoperasian sistem kepada Atase Tenaga
Kerja pada KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah.
Menaker menyatakan, kerja sama SPSK yang pengaturannya dituangkan ke dalam
Technical Arrangement (TA) merupakan tindaklanjut dari hasil kesepakatan Menaker
Indonesia dengan Menaker Arab Saudi pada 16 Oktober 2017 lalu.
Sesuai kesepakatan dalam TA, guna memastikan pelaksanaan pilot project SPSK
berjalan baik, kedua pihak akan membentuk Joint Task Force, yang bertugas untuk
mengevaluasi dan memonitoring implementasi pilot project SPSK.
"Dalam pertemuan bilateral tadi, kami juga sudah meminta Pemerintah Arab Saudi agar
segera menyampaikan daftar anggota yang akan tergabung dalam Joint Task Force,"
kata dia. Menaker juga menegaskan komitmen Pemerintah Arab Saudi untuk dapat
mengimplementasikan Technical Arrangements.
Hadir dalam pertemuan itu Dirjen PHI dan Jamsos Kemenaker Haiyani Rumondang,
Konsul Jenderal RI di Osaka Mirza Nurhidayat, Kepala Biro Kerja sama Luar Negeri
Indah Anggoro Putri Kemenaker, Direktur Pengembangan Pasar Kerja Kemenaker
Roostiawati, serta Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri
Kemenaker Eva Trisiana.
Page 61 of 65.

