Page 43 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 MEI 2020
P. 43
Adapun kedua perusahaan yang akan mempekerjakan 500 TKA China itu yakni
yakni PT Virtue Dragon Nickel Industry dan PT Obsidian Stainless Steel di Sulawesi
Tenggara.
Rencananya TKA ini akan didatangkan pada rentang bulan Juni atau Juli 2020.
KTP Warga China Sementara itu, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menduga
ada keterlibatan oknum pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
(Disdukcapil) Kota Kendari dalam pembuatan KTP palsu untuk seorang warga
negara (WN) China.
Hal itu menyusul beredarnya KTP atas nama WN China.
Untuk menelusuri dugaan tersebut, tiga pegawai Disdukcapil Kendari diperiksa.
Satu di antaranya adalah Kepala Disdukcapil Kendari.
"Mereka (oknum Dukcapil) terindikasi bisa sebagai tersangka karena mereka punya
pekerjaan yang tidak seharusnya dilakukan. Apalagi mereka melakukan ini dengan
adanya penyuapan," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda
Sultra Kombes Pol La Ode Aries El Fatar di Kendari, Rabu (20/5/2020).
Menurut Aries, KTP palsu itu dibuat atas permintaan istri WN China tersebut.
Saat diperiksa polisi, istri WN China itu mengaku membuatkan suaminya KTP agar
status pernikahan dan anak mereka jelas.
"Menurut pengakuan istri W bahwa W ini tidak tahu menahu dengan KTP palsu ini,"
sebut Aries.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi juga berkoordinasi dengan Bank Indonesia
dan Kementerian Hukum dan HAM untuk mengetahui KTP palsu itu sudah pernah
disalahgunakan atau belum.
Jika KTP itu pernah disalahgunakan, WN China itu bisa ditetapkan sebagai
tersangka.
"Makanya kami mencari apakah pernah membuka 'account' di salah satu bank
ataupun pernah membuka perusahaan dengan nama itu," kata Aries.
Sebagai informasi, WN China bernama Mister Wang dilaporkan ke Polda Sulawesi
Tenggara atas dugaan kepemilikan KTP palsu.
Laporan itu disampaikan oleh seorang warga bernama Irwan di Polda Sultra akhir
April 2020 lalu.
Page 42 of 141.

