Page 46 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 MEI 2020
P. 46
Keempat, perwakilan perusahaan membuat surat pengantar pengajuan klaim JHT
secara kolektif, beserta data pekerjanya yang terdiri dari nama, nomor handphone
aktif, alamat email aktif , sebab klaim, dan checklist kelengkapan dokumen klaim.
Kelima, membuat surat berhenti bekerja massal, dengan lampiran data berupa
nama pekerja, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor peserta BPJAMSOSTEK,
dan periode masa kerja masing-masing pekerja.
"Yang terakhir, membuat jadwal harian proses pengajuan klaim JHT bagi tenaga
kerjanya, dan dikoordinasikan dengan petugas BPJAMSOSTEK," ucap dia.
Krishna menambahkan, BPJAMSOSTEK juga telah melakukan simplifikasi prosedur
Lapak Asik. Bentuk simplifikasi tersebut antara lain, verifikasi dengan videocall
hanya dilakukan pada peserta yang datanya masih sangat diragukan.
"Selain itu dalam upaya meningkatan kapasitas pelayanan di setiap Kantor Cabang,
BPJAMSOSTEK telah menambah jumlah personel yang bertugas melakukan verifikasi
berkas peserta -- termasuk memobilisasi dari unit kerja non pelayanan," kata dia.
Krishna menjamin seluruh penyempurnaan proses Lapak Asik tersebut tetap
mengedepankan kehati-hatian, keamanan data peserta, dan prinsip-prinsip good
governance.
"BPJAMSOSTEK pun telah menyediakan fasilitas Lapak Asik offline di setiap kantor
cabang bagi peserta yang mengalami kesulitan mengakses Lapak Asik secara online.
Meski demikian kami tetap mengimbau agar sebisa mungkin peserta melakukan
seluruh proses klaimnya dari rumah, karena jauh lebih praktis dan terhindar dari
risiko terpapar covid-19," ucap dia.
Krishna menyatakan, semua terobosan pada prosedur Lapak Asik tersebut
diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kecepatan peserta dalam
melakukan klaim. Sehingga, peserta tidak perlu menggunakan jasa pihak ketiga
atau calo yang berpotensi mencuri data diri peserta.
"BPJAMSOSTEK juga telah mengantisipasi tindakan para calo yang telah mengambil
hak antrian peserta pada prosedur Lapak Asik," ucap dia.
Sementara itu, Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto berharap pandemi ini
segera berakhir dan seluruh pekerja yang ter-PHK bisa kembali bekerja, kemudian
ekonomi keluarganya pun dapat kembali pulih seperti sedia kala.
"Kemudian setelah kembali bekerja nanti, pastikan terdaftar kembali menjadi
peserta BPJAMSOSTEK agar tetap mendapatkan perlindungan dari risiko kerja,"
ucapnya
Page 45 of 141.

