Page 161 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 APRIL 2020
P. 161

Title          ANGGOTA BALEG: RUU CIPTAKER LANGKAH NYATA PEMULIHAN EKONOMI
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      14 April 2020
                              https://republika.co.id/berita/q8s37a291/anggota-baleg-ruu-ciptaker-la ngkah-nyata-
               Page/URL
                              pemulihan-ekonomi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               J AKARTA -- Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dari Partai Golkar Firman
               Soebagio menilai Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja (Ciptaker) adalah
               langkah konkret dan terobosan dari pemerintah untuk memastikan pemulihan
               ekonomi usai pandemi Covid-19.

               "RUU ini banyak diharapkan dan menjadi angin segar, tentunya nanti pemerintah
               bisa melakukan langkah konkret dan terobosan serta memberikan insentif yang jelas
               terkait pemulihan ekonomi ini," kata Firman Soebagio, Selasa (14/4).

               Menurutnya, dampak ekonomi dari Covid-19 dirasakan oleh seluruh dunia dan
               Indonesia memang harus merespons permasalahan ekonomi ini dengan segera. Jika
               pemerintah dan DPR tidak segera membuat regulasi ekonomi yang memadai atau
               terobosan yang mengimbangi negara lain, maka Indonesia akan ketinggalan dan
               terpuruk dalam permasalahan ekonomi yang berkelanjutan pasca pandemi.

               "Target investasi bisa tidak tercapai, ekonomi kita tidak akan pulih, ditambah lagi
               tenaga kerja yang sudah banyak menganggur akan terus bertambah dan sangat
               sulit diatasi. Sekarang justru tepat kita melakukan pembahasan RUU Cipta Kerja ini,"
               katanya melanjutkan.

               Firman juga mengatakan bahwa di tengah pandemi Covid-19 ini, justru tiap bidang
               harus menjalankan tugasnya secara efektif. "Soal penanganan Covid-19 kan sudah
               ada gugus tugasnya, mereka jalankan perihal penanganan kesehatan. Nah tim
               ekonomi juga kan harus jalankan tugasnya, mempersiapkan dampak ekonominya.
               Sehingga ketika semua ini berakhir, kita sudah siap dan ekonomi juga pulih
               kondisinya," katanya.

               Dalam ketentuan perundangan, Firman menyatakan bahwa pembahasan rancangan
               perundangan harusnya bisa diselesaikan dalam dua masa sidang. DPR menargetkan
               draf ini bisa selesai dibahas tepat waktu. "Tentu kita juga harus libatkan stakeholder
               , tapi harus dilihat juga bahwa ini kepentingan nasional," kata Firman menutup.

               Sebelumnya, Baleg DPR menggelar rapat kerja dengan menteri terkait untuk
               mendengarkan penjelasan pemerintah soal Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Rapat




                                                      Page 160 of 251.
   156   157   158   159   160   161   162   163   164   165   166