Page 248 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 APRIL 2020
P. 248

Title          BUKA RUANG MASUKAN DARI MASYARAKAT, DPR BENTUK PANJA RUU CIPTA KERJA
               Media Name     liputan6.com
               Pub. Date      14 April 2020
                              https://www.liputan6.com/bisnis/read/4227710/buka-ruang-masukan-dari-m asyarakat-
               Page/URL
                              dpr-bentuk-panja-ruu-cipta-kerja
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive














               Jakarta - Badan Legislasi (Baleg) DPR akan kembali mengagendakan rapat kerja
               lanjutan bersama pemerintah untuk membahas mengenai Rancangan Undang-
               Undang Omnibus Law Cipta Kerja . Agenda tersebut dijadwalkan mengingat belum
               ada satu keputusan jelas mengenai RUU tersebut.

               Ketua Baleg DPR RI, Supratman Andi Agtas, mengatakan Baleg menyetujui
               rancangan jadwal rapat pembahasan RUU Cipta Kerja, dengan menyetujui
               pelaksanaan rapat kerja dengan pemerintah.

               Selain itu juga, pembahasan RUU Cipta Kerja akan dilanjutkan dengan pembentukan
               panitia kerja RUU tentang Cipta Kerja.

               "Panitia Kerja RUU tentang Cipta Kerja membuka ruang partisipasi publik secara
               luas, dengan mengundang berbagai stakeholders dan para narasumber untuk
               memberikan saran dan masukan terhadap RUU Cipta Kerja ," kata Supratman saat
               menutup rapat, di DPR RI, Selasa (14/4).

               Selanjutnya, fraksi-fraksi akan meenyusun Daftar Inventarisasi Masalah (DIM)
               setelah melakukan public hearing. Namun apabila ada fraksi yang sudah siap untuk
               mengumpulkan DIM, tetap diperbolehkan, dan dapat disempurnakan kembali
               setelah kegiatan penyerapan aspirasi selesai dilakukan.

               .

               Sementara itu, Wakil Ketua Baleg Ahmad Baidhowi, menambahkan pembahasan
               DIM dilakukan berdasarkan pengelompokan (cluster) di dalam RUU Ciptaker dengan
               mengutamakan materi muatan yang tidak berdampak sistemik dan atau
               mendapatkan penolakan dari masyarakat.

               "Cluster di bidang ketenagakerjaan dilakukan pada akhir pembahasan. Hal ini
               dimaksudkan agar Baleg dapat secara optimal menerima berbagai saran dan
               masukan dari stakeholders dan para narasumber yang ada," ujarnya melalui pesan
               singaktnya.



                                                      Page 247 of 251.
   243   244   245   246   247   248   249   250   251   252