Page 131 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 SEPTEMBER 2019
P. 131

"Saya bilang juga, kalau ada istri saya di situ saya ingin bicara. Dan memang ada,
               saya tanya sakit apa, terus katanya pusing, cuma itu," kata Mahrus lagi.

               Setelah itu, komunikasi pun tiba-tiba putus padahal menurut Mahrus, dia masih
               ingin menanyakan k emana uang sebesar Rp 30 juta itu ditransfer agar bisa
               mempercepat kepulangan istrinya.

               "Dari situ saya mulai gelisah, karena saya hubungi nomor tadi dari agengsi tapi tidak
               bisa. Kemudian Senin tanggal 2 September 2019, saya menelepon kantor pusat
               perusahaan yang ada di Jakarta. Orang perusahaan itu katakan bahwa dirinya baru
               saja berkomunikasi dengan agengsi yang ada di Malaysia tapi tidak menyampaikan
               bahwa ada satu orang tenaga kerja yang sakit," kata Mahrus.

               Masih di hari yang sama Senin 2 September, Mahrus menuju kantor cabang PT
               Maharani Tri Utama Mandiri yang beralamat di Jalan Lingkungan Marikurubu RT
               011/RW 006, Kelurahan Marikurubu, Kota Ternate.


               Di sana, Mahrus langsung bertemu dengan Kepala Cabang Tri Cahyo Edy Prasetyo,
               orang yang menerima berkas dari Lily.

               Kepala cabang katanya langsung menelepon pihak agengsi.

               "Tapi anehnya, dari awal pembicaraan sampai terakhir, kepala cabang cuma bilang
               ya, ya, ya," ujar Mahrus.

               Kabar duka dari sang kepala cabang


               Usai menelepon, Tri Cahyo hanya menjanjikan bahwa akan ke rumah sebentar sore.
               Hanya saja ditunggu sampai malam, Tri tak kunjung datang.


               Nanti sekitar jam 12 malam, Mahrus menerima SMS dari Tri Cahyo bahwa dia besok
               pagi akan ke rumah.

               "Besoknya tanggal 3 September sekitar jam 9 pagi memang datang ke rumah tapi
               dia hanya mengatakan bahwa Lily sudah tiada," jelas Mahrus.

               "Mendengar itu saya dan keluarga sangat kaget, saya pun menelepon ke agengsi,
               menanyakan kapan meninggalnya dan bagaimana kepulangan jenazah hingga ke
               Ternate," kata Mahrus.

               Dari informasi yang ia dapatkan bahwa Lily meninggal pada Senin (02/09/2019)
               sekitar pukul 02.17 waktu Malaysia.

               "Terus saya tanya, kapan mayat bisa dipulangkan, katanya sore juga bisa
               dipulangkan. Saya heran kok bisa begitu cepat urusnya. Tapi ternyata setelah itu
               telepon balik, kata mereka tidak bisa sore nanti pada Kamis (05/09/2019) baru bisa
               dibawa melalui pesawat," kata Mahrus.






                                                      Page 130 of 151.
   126   127   128   129   130   131   132   133   134   135   136