Page 134 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 SEPTEMBER 2019
P. 134
KURANGI PENGANGGURAN, DISNAKER SUMENEP KIRIM RIBUAN PEKERJA LOKAL KE
Title KALTIM
Media Name rri.co.id
Pub. Date 20 September 2019
Page/URL http://rri.co.id/post/berita/723066/ekonomi/kurangi_pengangguran_disna
ker_sumenep_kirim_ribuan_pekerja_lokal_ke_kaltim.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur bekerjasama
dengan PT Hutama Karya Energi (HKE) untuk mengirim tenaga kerja lokal ke Kutai
Kerta Negara, Kalimantan Timur. Pengiriman tenaga kerja akan dilakukan tahun ini
sebanyak 1.500 tenaga kerja kasar yang dibutuhkan.
Mereka akan dipekerjakan untuk penanaman bibit kayu ekalatus. Ekalatus merupakan
salah satu kayu yang menjadi bahan dasar kertas dan kain celana jins.
"Kami juga sudah mengecek lokasinya untuk memastikan apa pekerjaan yang akan
diberikan. Dan ternyata cukup bagus bahkan kalau dibandingkan dengan tanaman
tembakau jauh lebih ringan, hanya menanam bibit ekalatus," terang Sekretaris Disnaker
Sumenep Joko Suwarno, Jum'at (20/9/2019).
Menurut Joko, pengiriman tenaga kerja lokal salah satu upaya Pemkab untuk
mengurangi angka pengangguran dan tenaga kerja indonesia (TKI) ilegal ke luar
negeri. Hingga saat ini angka pengangguran dan TKI Ilegal di daerahnya cukup tinggi.
"Disnaker ini sifatnya menfasilitasi atau mempertemukan antara pencari kerja dan
pemberi lapangan kerja. Karena yang dibutuhkan ribuan, tentu juga akan berdampak
positif dalam rangka mengurangi pengangguran dan TKI," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Hutama Karya Energi, Prayogi mengatakan, selama
ini, pekerja yang sudah ada diperusahaannya secara umum dari Trenggalek dan
Pacitan. Namun, kali ini perusahaannya juga merekrut pekerja dari Sumenep sebab
selain warganya memiliki karakter pekerja keras, di daerah ini juga terdapat Bandara.
"Selain menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan Kabupaten tersebut ke
masyarakat luar. Tentu kedepan juga berpotensi ada konektifitas penerbangan
Sumenep dengan Kaltim, sebab tenaga kerja yang dibutuhkan ribuan," ujarnya.
Prayogi menambahkan, lowongan kerja penanaman bibit yang ditawarkan
perusahaannya diyakini akan berdampak secara ekonomi terutama bagi pekerja.
Perusahaannya juga menyediakan fasilitas sesuai standart ketena kerjaan dan
kesehatan bagi tenaga kerja yang akan dikirim kewilayah tersebut.
"Laporan baik dari Disnaker maupun dari Pemerintah Desa yang berminat cukup
banyak. Namun, mulai minggu depan, tim kami akan turun untuk melakukan
pendataan. Dan bulan depan, gelombang pertama mulai akan diberangkatkan,"
pungkasnya.
Page 133 of 151.

