Page 137 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 SEPTEMBER 2019
P. 137

Title          RATUSAN PEKERJA SAWIT ASAL NTT DIBERHENTIKAN TANPA PESANGON
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      20 September 2019
                              https://regional.kompas.com/read/2019/09/20/17421611/ratusan-pekerja-s awit-asal-
               Page/URL
                              ntt-diberhentikan-tanpa-pesangon
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive






               Sebanyak 890 karyawan perusahaan perkebunan sawit di Kutai Timur, Kalimantan
               Timur diberhentikan tanpa pesangon.

               Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi, Nakertrans NTT Sisilia Sona, saat
               diwawancarai sejumlah wartawan di Kupang, Jumat (20/9/2019).

               "Mereka berasal dari sejumlah daerah di NTT," ungkap Sisilia.

               Saat ini, lanjut Sisilia, ratusan pekerja asal NTT itu ditampung di Kantor Camat
               Karangan, Kalimantan Timur.

               Berdasarkan informasi yang diperolehnya kata Sisilia, para pekerja itu akan
               ditampung hingga Minggu (22/9/2019).


               Menurut Sisilia, para pekerja itu diberhentikan karena memprotes hak-hak mereka
               yang tidak dipenuhi dua perusahaan tempat mereka bekerja yakni PT WTC dan MPI.

               Sisilia mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari Dinas Tenaga Kerja
               Kalimantan Timur yang menyebutkan sesuai kesepakatan pihak perusahaan dan
               karyawan, karyawan yang sakit berobat mengunakan BPJS.


               Tapi ketika mereka sakit, biaya pengobatan ternyata tidak ditanggung BPJS.

               "Karyawan membayar sendiri biaya perawatan di rumah sakit. Setelah berobat,
               mereka menyerahkan kuitansi dan bukti-bukti perawatan tetapi tidak dibayar
               perusahaan," ujarnya.

               Mereka juga melaporkan gaji mereka dipotong untuk koperasi, tetapi tidak
               menikmati manfaat apa-apa.

               "Jadi mereka sepakat melakukan tuntutan terhadap perusahaan," kata Sisilia.

               Tuntutan pertama pada Juli 2019. Selanjutnya mereka mengajukan protes lagi ke
               manajemen perusahaan pada September 2019.


               Pada protes kedua, perusahaan mengundang 40 orang perwakilan karyawan.

               Akan tetapi sebelum pertamuan digelar, lanjut dia, sejumlah preman mengusir
               mereka.






                                                      Page 136 of 151.
   132   133   134   135   136   137   138   139   140   141   142