Page 114 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 114
Sementara industri di Jateng memiliki banyak kesamaan dengan industri yang ada di Jatim,
termasuk pasarnya juga sama. Sehingga hal ini akan berpengaruh pada daya saing produk yang
dihasilkan.
"Sehingga ini sangat mengganggu daya saing produk yang dihasilkan industri di Jatim. Untuk
itu, kami berharap tahun depan harus ada kepastian hukum. Jika sudah ditetapkan tidak ada
kenaikan ya harusnya tidak naik,"ujarnya.Adik menyampaikan, sebenarnya upah tinggi akan
berdampak negatif terhadap upaya pemerintah dalam melakukan percepatan pertumbuhan
ekonomi, baik daerah maupun nasional.
"Lapangan kerja menjadi terbatas, karena pasti akan ada upaya efisiensi atau rasionalisasi yang
dilakukan pengusaha karena tidak mampu memenuhi tuntutan tersebut. Selain itu upah yang
tinggi juga berdampak terjadinya substitusi tenaga kerja ke mesin, memicu terjadinya
pemutusan hubungan kerja (PHK)," ujarnya.
"Disisi lain, pengusaha yang akan membuka lowongan pekerjaan juga berfikir lagi dengan
besarnya kenaikan upah yang dipaksakan tersebut. Sehingga akan terjadi perlambatan perluasan
kesempatan kerja baru," ucap Adik.
Selain itu, lanjut Adik, kebijakan tersebut juga akan berpengaruh pada iklim investasi di sebuah
daerah. Kebijakan kenaikan upah yang melebihi kemampuan investor akan mendorong
terjadinya relokasi perusahaan, dari lokasi dari lokasi yang memiliki nilai upah minimum tinggi
ke yang lebih rendah, hingga mendorong tutupnya perusahaan.
"Selain itu upah yang terlalu tinggi juga bisa berpengaruh pada indeks daya saing Indonesia dan
juga kepastian hukum di Indonesia, sehingga mempengaruhi kepercayaan investor dan bisnis,"
ujarnya.
113

