Page 187 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 187

Namun demikian, hingga saat ini, Menaker Ida Fauziyah belum membalas surat yang dikirim
              Anies pada Senin (22/11) lalu.
              Merespons  hal  tersebut,  Wakil  Gubernur  DKI  Jakarta  Ahmad  Riza  Patria,  mengungkapkan
              pihaknya memang masih menunggu balasan dari Kemnaker.

              Namun  demikian,  dia  yakni  permintaan  revisi  UMP  ini  akan  ditanggapi  secara  bijak  oleh
              Kemenaker.

              "Ya  kita  masih  menunggu,  kami  yakin  kok  pemerintah  akan  bijak  mengetahui,  karena  tidak
              mungkin besaran kenaikan dari pada upah persentasenya lebih kecil dari inflasi yang ada," kata
              Riza kepada wartawan, Rabu (1/12).

              Riza  mengatakan,  permintaan  perhitungan  ulang  UMP  ini  merupakan  bentuk  pemahaman
              terhadap harapan dan keinginan para buruh.
              Namun  dia  juga  berpesan  kepada  buruh  agar  bersabar  karena  dalam  proses  tersebut,  ada
              regulasi yang harus dijalankan.

              "Mohon buruh juga memahami dan bersabar karena kami Pemprov itu terbentur dengan aturan
              regulasi yang ada yang harus kami patuh dan taat, administrasinya juga harus benar sehingga
              harus dicarikan solusinya," kata dia.

              "Jika  ingin  dinaikan  selain  mendapat  persetujuan  dari  dewan  pengupahan,  dari  pihak
              pemerintah, pengusaha dan buruh, tapi juga formulanya harus diperbaiki," sambung dia.

              Riza  mengatakan,  terkait  besaran  UMP  Jakarta  2022,  nantinya  akan  disepakati  dari  hasil
              koordinasi semua pihak terkait.

              "Ya  itu  nanti  harus  dikoordinasikan  jadikan  nanti  ada  pengusaha  mungkin  yang  berat  ada
              pengusaha yang bisa, jadi kan tidak semua sektor terpuruk, ada juga sektor yang mendapat
              keuntungan lebih di masa pandemi ini," katanya.




































                                                           186
   182   183   184   185   186   187   188   189   190   191   192