Page 184 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 184

RIDWAN KAMIL TETAPKAN BESARAN UMK DI JABAR, BERIKUT DAFTARNYA!

              BANDUNG, - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, resmi menerapkan besaran nilai UMK
              di Kab/Kota Provinsi Jabar melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 561/ Kep.732-Kesra/
              2021 Tanggal 30 November 2021 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi
              Jawa Barat Tahun 2022.

              Dikatakan Sekretaris Daerah Jabar, Setiawan Wangsaatmadja, penetapan ini tidak terlepas dari
              beberapa dasar peraturan, yaitu Undang-undang (UU) 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan,
              UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, UU 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan
              Peraturan Pemerintah RI No.36 tahun 2021 tentang Pengupahan serta beberapa surat Menteri
              Ketenagakerjaan  RI,  kemudian  rekomendasi  besaran  penyesuaian  nilai  upah  minimum
              kabupaten/kota  dari  27  bupati  dan  wali  kota  seluruh  Jawa  Barat,  juga  berita  acara  Dewan
              Pengupahan.

              "Tentu saja bahwa hal ini menjadikan sebuah dasar, sehingga Keputusan Gubernur dikeluarkan,"
              ucap Setiawan, di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (1/12).

              Menurutnya, Gubernur Ridwan Kamil turut bersimpati dan berempati terhadap hal ini, sebab
              rumus-rumus  di  dalam  perhitungan  dikeluarkannya  UMK  ini  didasarkan  kepada  Peraturan
              Pemerintah dan tidak diberikan ruang terhadap diskresi daerah untuk menetapkan lebih dari itu.
              "Terkait dengan putusan MK, menyatakan bahwa pemerintah harus memperbaiki peraturan ini
              di dalam 2 tahun. Namun demikian selama 2 tahun ini seluruh peraturan yang terkait dengan
              UU Cipta Kerja dan seluruh turunannya masih tetap berlaku termasuk PP 36 yang mendasari
              terkait dengan perhitungan UMK ini," tutur Setiawan.

              Ia  pun  menegaskan,  bahwa  tugas  gubernur  hanya  menetapkan  terkait  dengan  UMK  ini  dan
              gubernur  tidak  dapat  merevisi  bahkan  mengoreksi  terkait  dengan  rekomendasi  yang  telah
              disampaikan oleh seluruh bupati/wali kota.
              "Oleh karena itu, surat rekomendasi yang disampaikan oleh bupati/wali kota yang saat ini sudah
              seluruhnya sesuai dengan PP 36, kemudian gubernur menetapkan hal tersebut," bebernya.

              Setiawan  pun  berharap,  kedepannya  pihaknya  dapat  merekomendasikan  kepada  pemerintah
              pusat agar melibatkan pemerintah daerah lebih jauh, khususnya di dalam penghitungan UMK
              ini.

              "Karena  kita  tahu  kondisi  ekonomi  dan  dinamika  antara  daerah  satu  dengan  daerah  lainnya
              sangat bervariasi. Oleh karena itu kami sangat berharap, bahwa pelibatan pemerintah daerah di
              masa yang akan datang bisa terlibat lebih jauh," tutupnya.

              Berikut  merupakan  Besaran  Upah  Minimum  Kabupaten/Kota  di  Daerah  Provinsi  Jawa  Barat
              Tahun 2022: ***.

              KOTA BEKASI Rp4.816.921,17

              KABUPATEN KARAWANG Rp4.798.312,00

              KABUPATEN BEKASI Rp4.791.843,90

              KOTA DEPOK Rp4.377.231,93

              KOTA BOGOR Rp4.330.249,57

              KABUPATEN BOGOR Rp4.217.206,00

                                                           183
   179   180   181   182   183   184   185   186   187   188   189