Page 297 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 297

Sehingga  semua  perusahaan  yang  ada  di  kota  Dumai,  termasuk  ke  pelaku  pelaku  usaha
              mengetahui dan menerapkannya tahun depan.
              Paisal  berharap,  kenaikan  UMK  ini,  tidak  dibarengi  dengan kenaikan  harga  harga kebutuhan
              pokok masyarakat, karena akan berdampak kepada perekonomian masyarakat. "Kita berharap
              pusat  perbelanjaan  tidak  ikut-ikutan  meningkatkan  harga,  dan  saya  minta  dinas  terkait  bisa
              mengontrol atau mengawasi harga harga di pasaran," ujarnya.

              Sementara  Kepala  Disnakertrans,  Satrio  Wibowo  menjelaskan  UMK  2022  Dumai  mengalami
              peningkatan sebesar 0,90 persen yaitu Rp30.326, atau Rp3.414.160 dari tahun 2021 sebesar
              Rp3.383.834.

              UMK Dumai ditetapkan berdasarkan hasil rapat bersama DPK Dumai, dengan mengacu pada
              surat edaran Menteri Ketenagakerjaan.

              Ia menjelaskan, upah minimum ditetapkan berdasarkan kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan,
              meliputi variabel paritas daya beli, tingkat penyerapan tenaga kerja dan median upah.

              Kemudian, tambahnya, data pertumbuhan ekonomi, inflasi, paritas daya beli, tingkat penyerapan
              tenaga kerja dan median upah bersumber dari lembaga yang berwenang di bidang statistik atau
              BPS.

              "Kami berharap dengan telah disepakatinya UMK Dumai, bisa meningkatkan kesejahteraan para
              buruh atau pun pekerja yang ada di Kota Dumai," harapnya.
              Disnakertas akan segera mensosialisasikan ke perusahan perusahaan yang ada di Kota Dumai
              untuk bisa dijalankan sebagaimana yang telah ditentukan. "Kita juga akan sosialisasikan kepada
              serikat serikat pekerja di Kota Dumai," pungkasnya.***.








































                                                           296
   292   293   294   295   296   297   298   299   300   301   302