Page 301 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 301
Judul Anies Sebut Kenaikan UMP Jauh dari Layak dan Surati Menaker, Wagub
DKI: Kami Tunggu
Nama Media era.id
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://era.id/megapolitan/81809/anies-sebut-kenaikan-ump-jauh-dari-
layak-dan-surati-menaker-wagub-dki-kami-tunggu
Jurnalis Ervan Bayu Setianto
Tanggal 2021-12-01 20:20:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Ringkasan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meyakini Kementerian Ketenagakerjaan
(Kemenaker) bakal mempelajari dan merespons surat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
perihal UMP beberapa hari lalu.
ANIES SEBUT KENAIKAN UMP JAUH DARI LAYAK DAN SURATI MENAKER, WAGUB
DKI: KAMI TUNGGU
ERA.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meyakini Kementerian Ketenagakerjaan
(Kemenaker) bakal mempelajari dan merespons surat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
perihal UMP beberapa hari lalu.
"Kami masih menunggu, kami yakin Kemenaker akan mempelajari dan merespons dengan baik
surat tersebut," ujar Riza di Jakarta, Rabu (1/12/2021).
Dalam surat bernomor 533/-085.15 tersebut, Anies meminta Menteri Ketenagakerjaan (Menaker)
Ida Fauziyah untuk meninjau kembali formula UMP yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP)
36/2021 tentang Pengupahan.
Berdasarkan formula PP Nomor 36/2021, kenaikan UMP di Jakarta hanya sebesar Rp37.749 atau
0,85 persen menjadi Rp4.453.935 per bulan.
Menurut Anies, kenaikan tersebut dapat dikatakan lebih rendah dari tingkat kenaikan harga alias
inflasi kebutuhan sehari-hari yang sudah mencapai 1,14 persen atau lebih tinggi dari persentase
kenaikan UMP.
Anies menilai, kenaikan tersebut amat jauh dari layak dan tidak memenuhi asa keadilan
mengingat peningkatan kebutuhan hidup pekerja yang terlihat dari inflasi DKI Jakarta sebesar
1,14 persen.
300

